Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

234 Hektare Lahan Pertanian di Tuban Rusak Akibat Kemarau Panjang

Annisa Dwi Kusuma Hany • Jumat, 30 Agustus 2024 | 21:58 WIB
Salah satu lahan pertanian di Tuban yang ditanami jagung.
Salah satu lahan pertanian di Tuban yang ditanami jagung.

RADARTUBAN – Kemarau tahun ini mengakibatkan kurang lebih 234 hektare lahan di Kabupaten Tuban rusak. Kerusakan lahan tersebut dipicu kekeringan yang berkepanjangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban Eko Julianto melalui Pra­sarana Pertanian Triana membe­narkan adanya ratusan hektare lahan yang rusak akibat puso atau kekeringan tersebut.

’’Dan, kerusakan tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu,’’ katanya.

Disampaikan Triana, pada 2023, lahan per­tanian yang rusak hanya seluas 5,25 hektare. Rinciannya, di Kecamatan Jenu seluas 2,25 hektare dan Keca­matan Merak­urak seluas 3 hektare.

’’Angka itu berdasar peng­gunaan lahan pertanian sawah seluas 57.327 hektare dan lahan pertanian bukan sawah seluas 102.452 hektare,’’ ungkapnya.

Sementara itu, berdasar data DKPP Tuban per Juli 2024 lalu, total lahan pertanian yang menga­lami keru­sakan akibat kekeringan atau puso seluas 243,25 hektare.

Di antara lahan yang rusak itu meliputi, Keca­matan Bancar seluas 163 hektare, Kecamatan Senori seluas 50 hektare, dan Kecamatan Bangilan seluas 21 hektare. (han/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kerusakan lahan #hektare #pertanian #jagung