Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal AKP Dimas Robin Alexander, Kasatreskrim Polres Tuban Peraih Double Degree S-2 ITB dan Korean National Police University

Yudha Satria Aditama • Jumat, 30 Agustus 2024 | 14:29 WIB

 

Sosok Kasatreskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander.
Sosok Kasatreskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander.

RADARTUBAN – Begitu mendapat mandat bakal memegang komando Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander langsung browsing tentang Bumi Ronggolawe. Tujuannya, untuk memahami geografis dan memetakan tingkat kerawanan wilayah hukumnya.

Sebelum di Tuban, perwira berusia 31 tahun ini bertugas di Bareskrim Mabes Polri. ‘’Ini pertama kali saya di Tuban, jadi pasti cari tahu dulu tentang seluk-beluknya,’’ ungkap dia.

Dimas adalah salah satu sosok berprestasi yang dimiliki Polri. Dia peraih double degree Magister Teknik (M.T) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Master of Science (M.Sc) dari Korean National Police University.

‘’Alhamdulillah menempuh pendidikan S-2 di Korea Selatan dengan beasiswa penuh dari pemerintah Korea,’’ kenang dia.

Di Negeri Ginseng tersebut, lulusan Akademi Polisi (Akpol) 2016 ini belajar tentang cyber crime atau kejahatan siber. Sedangkan di ITB, dia menempuh kuliah magister Rekayasa Manajemen dan Teknik Keamanan Informasi.

‘’Sekarang kejahatan siber semakin beragam, jadi saya tertarik untuk mempelajari ini lebih jauh,’’ lanjut dia.

Sempat hidup di Korea Selatan, membuat sulung dari tiga bersaudara ini belajar banyak tentang kebudayaan dan kebiasaan masyarakat negara maju. Dia mengaku belajar banyak kedisiplinan dari masyarakat di negeri Asia Timur itu.

‘’Di Korea Selatan itu, tingkat kedisiplinan masyarakatnya tinggi sekali,’’ ungkap dia.

Mendapat beasiswa di salah satu negara maju Asia itu tentu tak mudah. Dimas harus melalui sejumlah kegagalan. Termasuk, dia pernah gagal lulus Akpol saat mendaftar pertama kali.

Dimas bercerita, begitu lulus dari SMA Taruna Nusantara, dia gagal lulus sekolah kedinasan tersebut. Hingga dia sempat memilih untuk mendaftar kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).

Satu semester kuliah di kampus beralmamater kuning itu, Dimas kembali melanjutkan perjuangannya daftar di Akpol kedua kalinya.

Belajar dari kegagalan sebelumnya, Dimas akhirnya lulus dan menjadi bagian dari angkatan Satryo Pambudi Luhur.

Setelah lulus dari Akpol, perwira yang berdomisili di Duren Sawit, Jakarta Timur ini ditempatkan di Polda Jawa Barat (Jabar). Selanjutnya, dia dimutasi di bagian KSPKT Polres Bandung.

Beberapa bulan kemudian, Dimas dimutasi sebagai Kanit Ranmor Satreskrim di polres yang sama.

Hingga dia mendapat promosi jabatan menjadi anggota Ditreskrimum Polda Jabar. Jabatan terakhirnya sebelum di Tuban adalah perwira di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri.

Sulung dari tiga bersaudara ini mengatakan, menjadi polisi adalah cita-citanya sejak kecil. Itu tak lepas dari sosok sang ayah yang juga merupakan anggota Polri. ‘’Tertarik jadi anggota Polri saat itu karena tagline-nya: polisi tugasnya mengayomi dan melindungi,’’ tegas dia. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Satryo Pambudi Luhur #universitas indonesia #polda jawa barat #AKP Dimas Robin Alexander #akpol #fakultas hukum #akademi kepolisian