RADARTUBAN – Masa kerja anggota DPRD Tuban periode 2024-2029 sudah berjalan hampir dua pekan.
Namun, hingga saat ini penentuan pimpinan dewan dari Fraksi Golkar dan PDIP tampaknya masih dipertimbangkan.
Keduanya tak kunjung menyerahkan surat keputusan (SK) yang ditunjuk menjadi pimpinan dewan.
Sementara itu, Fraksi PKB dan Gerindra sudah menyerahkan usulan calon pimpinan ke Sekretariat DPRD Tuban.
Dari PKB mengusulkan nama Miyadi sebagai Wakil Ketua I. Sedangkan Gerindra mengusulkan nama Lutfi Firmansyah untuk menduduki jabatan Wakil Ketua III.
Sekretaris DPRD Tuban Sri Hidajati mengaku tidak tahu pasti alasan tak kunjung disetorkannya nama calon pimpinan dewan dari Fraksi Golkar dan PDIP tersebut.
Disampaikan Cicik—sapaan akrab Sri Hidajati—pihaknya hanya bisa menunggu. Sebab, usulan calon pimpinan dewan merupakan kewenangan masing-masing parpol.
‘’Sekwan hanya menerima usulan. Jadi, untuk jelasnya (alasan tak kunjung disetor nama calon pimpinan dewan, Red) langsung tanya ke masing-masing fraksi dan DPC atau DPD-nya,’’ ujarnya.
Sekretaris DPD Golkar Tuban Suratmin ketika dikonfirmasi ihwal belum adanya kepastian calon pimpinan dewan dari partainya, Ratmin—sapaannya—mengaku masih menunggu petunjuk dari DPP Golkar. ‘’Masih menunggu SK dari DPP,’’ katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Tuban Andhi Hartanto mengatakan, terkait siapa pimpinan DPRD dari partainya menjadi kewenangan penuh DPP PDIP.
Sehingga, yang bisa dilakukan Fraksi PDIP adalah menunggu keputusan dari DPP. ‘’Siapa pun nanti yang diputuskan oleh DPP untuk penugasan pimpinan DPRD, tentu sudah melalui mekanisme kepartaian,’’ ujarnya.
Disinggung soal nama yang diusulkan adalah dirinya dan Tulus Setyo Utomo. Andhi enggan untuk menjawab. ‘’Tunggu keputusan DPP saja njih,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama