MESKI revitalisasi tahap kedua Taman Hutan Kota Tuban Abhipraya baru berjalan kurang lebih satu bulan, progres pembangunanya telah mencapai target yang telah di tetapkan oleh Dinas PUPR PRKP Tuban.
Kepala Dinas PUPR PRKP Tuban Agung Supriyadi melalui Kepala Bidang Tata Ruang, Pertanahan, dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR PRKP Tuban Winda Sulistyowati menyampaikan, proyek penataan ulang ruang publik yang dimulai pada awal Agustus itu ditergetkan tuntas sebelum tutup tahun anggaran 2024.
‘’Akhir tahun nanti, masyarakat Kabupaten Tuban sudah bisa menikmati fasilitas yang ada di dalamnya,’’ ujar dia.
Proyek revitalisasi kawasan ruang terbuka hijau itu menelan biaya Rp 6,7 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2024.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, Senin (9/9), sejumlah sektor yang telah dikerjakan antara lain kawasan parkir, pedestarian, lanskap sungai kecil, dan pembuatan jembatan gantung.
‘’Untuk area lain, nanti akan bertahap dikerjakan,’’ jelasnya.
Winda menuturkan, pengerjaan proyek revitalisasi Hutan Kota Tuban Abhipraya turut dibantu oleh tiga corporate social responsibility (CSR), yakni Bank Jatim, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Pabrik Tuban, dan PT Semen Indonesia Pabrik Tuban.
Lebih lanjut dia beberkan, pengerjaan tempat ibadah di dalamnya dikerjakan oleh PT Semen Indonesia Pabrik Tuban, sedangkan pembangunan monumen pesawat digarap oleh PT SBI.
‘’Sedangkan Bank Jatim di revitalisasi tahap pertama lalu telah mengerjakan monumen bertuliskan Hutan Kota Tuban Abhipraya yang berada di depan,’’ ujarnya.
Proyek revitalisasi tahap kedua ini ditargetkan bisa tuntas pada Desember mandatang.
‘’Masyarakat diharapkan bersabar, akhir tahun mendatang fasilitas ini sudah bisa digunakan rekreasi oleh masyarakat,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama