Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Aksi Tuban Turun Jalan Menolak Lupa Sejarah Kelam Pelanggaran HAM dan Deretan Kasus Pelanggaran yang Tak Kunjung Tuntas

Andreyan (An) • Kamis, 12 September 2024 | 22:49 WIB
Aliansi Mahasiswa PMII Tuban saat peringati September Hitam di bundaran Patung Letda Sucipto, Tuban, kemarin (11/9).
Aliansi Mahasiswa PMII Tuban saat peringati September Hitam di bundaran Patung Letda Sucipto, Tuban, kemarin (11/9).


RADARTUBAN – Mengenakan pa­kaian serba hitam sambil mem­bentang­kan tulisan pe­ringatan kasus pelanggaran Hak Asasi manusia (HAM) ke­lam yang terjadi di negara ini, sejumlah aktivis Perge­rakan Mahasiswa Islam Indo­nesia (PMII) Tuban meng­gelar aksi September Hitam di Bun­daran Patung Letda Su­cipto, kemarin (11/9).

Berbekal pengeras suara, para mahasiswa dari sejumlah kam­pus di Tuban itu bergan­tian me­nyua­rakan kegagalan peme­rintah dan aparat pene­gak hukum dalam menangani se­jum­lah kasus pe­langgaran HAM di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya be­lum juga me­nemui titik terang.

Massa aksi juga mengajak para masyarakat dan pengen­dara yang melintas untuk me­ngingat sejarah kelam ten­tang pelang­garan HAM dengan membagikan seleba­ran kertas bertuliskan daf­tar kasus pe­langgaran HAM yang belum bisa diselesaikan.

Koordinator aksi sekaligus Ketua Umum Pengurus Ca­bang PMII Tuban Ahmad Wafa Amrillah menegaskan bahwa aksi soli­daritas ini dilakukan dengan mak­sud untuk me­ngingat dan menolak lupa ten­tang sejarah kelam pelang­garan HAM di ne­geri ini.

Terlebih, kasus-kasus pe­lang­garan HAM yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah dan aparat penegak hukum.

‘’Pe­ringatan ini semoga menjadi atensi kepada seluruh pihak agar kejadian kelam di masa lampau tidak terulang kembali,’’ tegasnya.

Kasus pelanggaran HAM yang disuarakan oleh massa aksi antara lain, pembunuhan aktivis HAM Munir Said Tha­lib, ke­matian aktivis lingku­ngan Salim Kancil, Tragedi G 30 S PKI, dan beberapa kasus pelanggaran HAM lainnya yang terjadi di bulan September.

Saat disinggung terkait pena­nganan kasus pelanggaran HAM oleh aparat penegak hu­­kum di masa sekarang ini.

Wafa me­nuturkan, belum tun­tasnya kasus pelanggaran HAM di masa lam­pau meru­pakan bukti kegagalan penanganan hukum di negara ini. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#aktivis #pmii #ham #hak asasi manusia