RADARTUBAN - Tidak banyak perempuan yang menekuni dunia fotografi. Namun, Firna Maziyatus Safira mengaku sangat tertarik dengan seni melukis menggunakan cahaya tersebut.
‘’Ketertarikan saya dengan dunia fotografi itu bermula dari foto siluet. Dari situ, saya mulai belajar memotret dan menekuni dunia fotografi,’’ katanya.
Dikatakan Firna—sapaan akrabnya, foto tidak sekadar media gambar. Lebih dari itu, foto adalah penggambar suasana.
Karena itu, banyak orang yang melihat foto turut merasakan apa yang terjadi dalam foto tersebut. ‘’Gambar terkadang berbicara, sebagaimana suasana dalam foto tersebut,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ada banyak alasan mengapa dirinya menyukai fotografi. Menurutnya, memotret sama artinya mengambil momen. Hanya dari jepretan kamera, seseorang bisa mengingat momen-momen yang bisa saja terlupakan.
‘’Kita jadi bisa mengenang momen itu, seperti fase tumbuh kembang anak serta momen kebersamaan dengan orang yang kita sayangi,’’ terangnya.
Selain itu, lanjut Firna, fotografi juga bisa mengasah kreativitas. Sebab, saat memotret harus berpikir bagaimana mengabadikan momen dengan cara yang tepat. Sehingga hasilnya bisa memuaskan.
‘’Kita harus kreatif, kita ambil sudut pandang yang mana agar hasilnya bagus. Tuntutan itu membuat kita semakin kreatif,’’ jelasnya.
Kendati baru seni fotografi, gadis asal Kecamatan Plumpang itu bertekad untuk terus mendalami bidang seni merekam pantulan cahaya tersebut.
‘’Selain karena menarik, fotografer wanita di Tuban juga masih minim. Itu yang membuat saya semakin tertantang,’’ tandasnya. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama