RADARTUBAN – Untuk menjaga iklim inovasi di lingkup Pemkab Tuban, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Tuban konsisten menggelar Tuban Berinovasi (Tubernova).
Tahun ini, kompetisi yang selalu sukses melahirkan para inovator hebat ini kembali digelar dengan mengusung dua kategori untuk Perangkat Daerah (PD) dan masyarakat.
Pada pengumuman Tubernova kategori OPD, ditetapkan pemenang untuk Inovasi Pelayanan Publik: SI MAS GANTENG dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) meraih terinovatif I, SIAP KONSEN (Sistem Antrian Pasien dan Konsultasi Online) dari UOBF Puskesmas Bangilan (terinovatif II), dan PENDEKAR (Panggilan Cepat dan Darurat Pemadam Kebakaran), Satpol PP dan Damkar (terinovatif III). (selengkapnya grafis klik disini)
Plt. Kepala Bappeda Litbang Tuban Nurul Fuadiyah, S.E., M.A.P mengatakan, Tubernova Perangkat Daerah bertujuan untuk memunculkan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat Tuban. Inovasi tersebut dilombakan untuk diapresiasi langsung oleh bupati.
‘’Tubernova terus memunculkan berbagai inovasi dari ASN dan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,’’ tutur dia.
Nurul mengatakan bahwa Pemkab Tuban melalui Bappeda Litbang saat ini terus berupaya melindungi karya dan inovasi masyarakat melalui hak kekayaan intelektual (HKI).
Setiap karya yang diikutkan dalam Tubernova dan Tuban Tekno Inkubasi Inovasi akan ditindaklanjuti agar memiliki legalitas
‘’Inovasi disiapkan untuk Innovative Government Award (IGA) dan meningkatkan indeks inovasi daerah,’’ jelas dia.
Melalui Tubernova tersebut, kata Nurul, terus bermunculan inovasi baru yang bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan. Seluruh inovasi dari para perangkat daerah itu dinilai dan dipastikan keasliannya serta kebermanfaatannya yang diberikan kepada masyarakat.
’’Inovasi yang membawa manfaat paling banyak akan mendapat penghargaan terinovatif I, terinovatif II, dan terinovatif III,’’ ungkap dia.
Pada Tubernova kategori OPD tersebut, dewan juri terdiri Akademisi, Birokrasi, Komunitas Pegiat Ekonomi Kreatif, dan Media Massa. (yud)