Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bappeda Litbang Tuban Konsisten Menjaga Iklim Inovasi di Kalangan Masyarakat untuk Kemajuan Kabupaten Tuban

Yudha Satria Aditama • Senin, 30 September 2024 | 14:27 WIB
Kunjungan lapang untuk memastikan keaslian para inovator sebelum penetapan juara Tubernova kategori masyarakat.
Kunjungan lapang untuk memastikan keaslian para inovator sebelum penetapan juara Tubernova kategori masyarakat.

RADARTUBAN – Badan Perenca­na­an Pembangunan Daerah, Pe­nelitian, dan Pengemba­ngan (Bap­peda Litbang) Tuban kon­sisten mendorong masya­rakat untuk terus ber­inovasi.

Melalui Tuban Ber­inovasi (Tu­bernova) kategori masya­rakat, inovator indi­vidu atau kelompok diberi wadah me­nunjukkan ino­vasi­nya untuk dinilai hingga men­dapatkan hadiah serta peng­hargaan dari bupati.

Foto dan infografis lainnya klik disini

Pengumuman Tubernova kategori masyarakat, ditetap­kan pemenang untuk ter­inovatif I kategori ekonomi adalah: Pe­man­faatan Jambu Mete Sebagai Olahan Peng­ganti Daging karya Talitha Rahmania, Berliana Queen­tha, dan Shendy Nilea. Se­­dangkan terinovatif I kate­gori non ekonomi adalah Si­Wangi Lotion Anti Nyamuk Ramah Lingkungan (Evanne Widya dan Anindya Kusuma­sari).

Selanjutnya, terinovatif I ka­tegori website/mobile apps: Tuvitou (Tuban Virtual Tour): Website Interaktif, Edukatif, dengan Eksplorasi Digital di Kabupaten Tuban karya M. Ai­dzin, Ahmad Zae­nuri, dan Ahmad Zaida­an. (selengkap­nya grafis)

Plt. Kepala Bappeda Lit­bang Tuban Nurul Fuadiyah, S.E., M.A.P mengatakan, Tu­ber­nova 2024 mengusung tema Mem­bangun dan Me­num­buhkem­bang­kan Bu­daya Inovatif dan Kreatif.

Se­suai tema, acara ini me­ngajak para inovator untuk berkompetisi dengan ber­bagai inovasi sesuai keahlian mereka. ’’Ter­utama di bidang ekonomi, non ekonomi, serta website/mobile apps,’’ tutur dia.

Nurul menjelaskan bahwa inovasi yang terbaik akan men­dapat apresiasi tertinggi dari pemkab. Selain men­da­patkan trofi, sertifikat jua­ra dan uang tu­nai, para juara 1, 2, dan 3 ma­sing-masing kategori berkesem­patan mendapatkan fasilitasi HKI (hak kekayaan intelek­tual) dari pemkab.

’’Tujuan­nya agar inovasi para ino­vator bisa terus ber­kembang dan memberi manfaat masya­rakat luas,’’ ungkapnya.

Apresiasi ini, kata Nurul, ber­tujuan untuk mendorong ma­syarakat agar karya-karya inovatif mereka mendapat­kan perlindu­ngan hukum sebelum disebar­luas­kan.

Melalui Tuber­nova, diharap­kan dapat terjalin sinergi antara inovasi dan per­lin­dungan kekayaan intelektual, yang pada akhirnya akan berkontri­busi pada kema­juan daerah.

Nurul men­­jelaskan, Tuber­nova terbukti terus me­mun­culkan inovasi baru yang berman­faat. Se­luruh inovasi dari para ma­syarakat itu dinilai dan di­pastikan keas­liannya dan kebermanfaatan­nya me­lalui tahap seleksi ad­ministrasi, pa­paran/pre­sen­tasi, dan kunju­ngan lapa­ngan.

’’Se­hingga yang dite­tapkan terinovatif I, ter­ino­vatif II, dan terinovatif III adalah ino­vasi yang benar-benar ber­manfaat,’’ ungkap dia.

Pada Tubernova kategori ma­syarakat tersebut, dewan juri terdiri dari akademisi, pebisnis/pengusaha, pegiat komunitas ekonomi kreatif, birokrasi, dan jurnalis media massa. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Inovator #inovasi #tubernova #Bappeda Litbang #Tubernova 2024