Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pegawai Pertamina Meninggal di Hotel Saat Tugas Hari Terakhir di Tuban

Andreyan (An) • Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:25 WIB
Mobil ambulan RSUD Dr Koesma Tuban tiba di Hotel Front One King Tuban untuk mengevakuasi jenazah korban, Selasa (1/10).
Mobil ambulan RSUD Dr Koesma Tuban tiba di Hotel Front One King Tuban untuk mengevakuasi jenazah korban, Selasa (1/10).

RADARTUBAN – Hotel Front One King Tuban sedang “ber­kabung”. Kemarin (1/10) siang, salah satu tamu yang menginap di hotel enam lantai di Jalan Basuki Rah­mat itu meninggal secara mendadak di dalam kamar­nya. Sontak, insiden yang terjadi di lantai dua itu membuat seisi hotel gempar.

Dari keterangan polisi, korban meninggal adalah pekerja PT Pertamina Unit IV Cilacap bagian oil move­ment area 60 & NBM RU 4 Cilacap yang sedang menjalankan tugas pe­nge­cekan kilang minyak di PT Trans Pa­sific Petro­chemical Indotama (TPPI) Tuban. Korban berjenis kelamin laki-laki itu berinisial SA, asal Kabupaten Bangkalan, Madura.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh rekan sejawat­nya. Awalnya, saksi yang juga teman kerja korban berulang kali menghubungi korban melalui sambungan telepon, tapi tidak kunjung diangkat.

Padahal sudah waktu kerja—menuju TPPI untuk melakukan pengecekan kilang lanjutan. Merasa ada yang janggal de­ngan temannya, si saksi akhir­nya mengecek kebera­daan kor­ban di kamarnya. Dan betapa terke­jutnya, korban yang dikira masih tertidur, ternyata sudah tidak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander menutur­kan, korban bersama rekan-rekannya sudah empat hari di Tuban dan menginap di hotel Front One King. Tercatat dari 28 September hingga 1 Oktober.

‘’Sesuai surat tugas, kedatangannya di Tuban untuk melakukan penge­cekan kilang minyak di PT TPPI Tuban. Dan, sejatinya hari ini (kemarin, Red) adalah hari terakhir korban menginap di hotel,’’ ujarnya.

Dimas—sapaan akrabnya mene­rangkan, selama di Tu­ban, korban dan rekan sejawat­nya disediakan tempat tinggal di hotel, dan masing-masing orang mendapat jatah satu kamar. Sehingga, tidak ada yang tahu korban meninggal di dalam kamar.

‘’Korbana sudah iden­tifikasi oleh tim inafis Satres­krim Polres Tuban. Dari hasil peme­riksaan, tidak ada indikasi keke­rasan dalam tubuh korban.

Tapi dugaan kematian korban masih belum bisa disimpulkan, sebab otopsi akan dilakukan me­nunggu persetujuan dari pihak keluarga,’’ tandas perwira lulusan Akademi Polisi (Akpol) 2016 itu. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #tamu #cilacap #pertamina #berkabung #meninggal #hotel #Front One King Hotel Tuban #tugas