RADARTUBAN - Ibarat pisau bermata dua. Begitulah keberadaan media sosial di era kiwari. Di satu sisi berdampak positif, tapi di sisi lain bisa berdampak negatif. Tergantung bagaimana memanfaatkannya.
Di tangan Sahasika Nazwa Azzahra, media sosial menjadi medium yang sangat positif dalam menunjang karirnya.
Selain menjadi ruang bersosialisasi dan berjejaring di dunia maya, media sosial juga turut memupuk rasa percaya diri.
‘’Awalnya saya tidak cukup berani bicara di depan kamera, apalagi di depan orang banyak, tapi karena sering bikin konten, sehingga pelan-pelan mulai berani dan percaya diri,’’ tuturnya.
Dari pengalamannya itu, akhirnya dia memberanikan diri untuk mengikuti pemilihan Duta Koperasi 2024 dan Putra-Putri Batik 2024. Kompetisi ini mengandalkan kecakapan berbicara di depan publik.
‘’Karena sering membikin konten—bicara di depan kamera, akhirnya saya berani ikut pemilihan Duta Koperasi 2024,’’ katanya.
Berkat keberaniannya tersebut, dara yang karib disapa Sika itu terpilih sebagai Putri Batik Best in Media Sosial. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama