RADARTUBAN – Setelah menuntaskan pencairan dana bantuan politik (banpol) tahap pertama pada Juli lalu.
Kini, partai politik (parpol) yang memiliki keterwakilan parlemen periode 2024-2029 bersiap menerima pencairan banpol tahap dua.
Berdasar jadwal pencairan yang telah ditetapkan, bantuan operasional dan pendidikan politik yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja (APBD) 2024 ini akan dicairkan maksimal akhir Oktober.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tuban Yudi Irwanto mengatakan, dana banpol tahap kedua ini dihitung mulai Agustus hingga Desember.
Berdasar perolehan hasil Pileg 2024 atau keterwakilan kursi DPRD Tuban periode 2024-2029.
Adapun yang berhak menerima banpol tahap kedua ini sebanyak delapan parpol.
‘’Total pagu anggarannya sebesar Rp 1,1 miliar,’’ ujarnya.
Menurut Yudi, dana banpol tahap kedua ini dianggarkan di perubahan APBD 2024 dan disahkan di Agustus lalu.
‘’Jadi, tinggal pencairan saja,’’ ujarnya.
Sejauh ini, terang Yudi, instansinya masih menunggu persyaratan administrasi dari masing-masing parpol.
‘’Untuk P-APBD juga masih proses administrasi,’’ tambahnya.
Namun, berapa rincian dana yang diperoleh masing-masing parpol pada tahap kedua ini? Yudi tidak menjelaskan secara rinci, dia hanya menyampaikan bahwa total pagu yang disiapkan sebesar Rp 1,1 miliar.
‘’Setiap suara dihargai Rp 5 ribu,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban itu menyampaikan, bantuan penuh dengan format Rp 5 ribu per suara baru akan dimulai tahun depan, dengan total pagu Rp 3.395.645.000.
Naik Rp 62 juta dari periode sebelumnya Rp 3.333.620.000. Angka ini disesuaikan dengan total suara hasil Pileg 2024, yakni 679.129 suara.
Berdasarkan perolehan suara pileg, Partai Golkar mendapat perolehan suara paling banyak, yakni 270.644. Praktis, partai beringin ini akan mendapat Rp 1,3 miliar.
Naik dua kali lipat dari sebelumnya hanya Rp 559 juta.
Kemudian, disusul PKB sebesar Rp 760 juta dari perolehan 152.113 suara, lalu PDIP sekitar Rp 300 juta, lalu Partai Gerindra sebesar 276 juta. Sisanya, Partai Nasdem, Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN). (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama