Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama dengan Kegiatan Jamlima

M. Mahfudz Muntaha • Kamis, 10 Oktober 2024 | 22:10 WIB
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Ahmad Sruji mengalungkan tanda peserta Jambore Literasi dan Moderasi Beragama yang dilaksanakan di Pantai Kelapa, Senin (8/10)
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Ahmad Sruji mengalungkan tanda peserta Jambore Literasi dan Moderasi Beragama yang dilaksanakan di Pantai Kelapa, Senin (8/10)

RADARTUBAN – Kantor Kemen­terian Agama (Kemenag) Tuban kem­bali menggelar Jambore Literasi dan Moderasi Bera­gama (Jam­lima).

Kegiatan un­tuk menanam­kan nilai-nilai kerukunan ber­agama pada siswa itu ber­lang­sung di Pantai Kelapa, Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang selama dua hari, Selasa-Rabu (8-9/10). Diikuti sebanyak 272 siswa dari jenjang MTs/SMP dan MA/SMA/SMK.

Hadir dan membuka lang­sung kegiatan tersebut, Kepala Kan­tor Wilayah Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, didampingi Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum.

‘’Ini me­rupakan kegiatan yang sangat positif untuk mem­perdalam nilai-nilai moderasi beragama kepada siswa,’’ ujar Bahtiar—sapaan akrab Ka­kanwil Ke­menag Jawa Timur.

Disampaikan Bahtiar, pena­na­man karakter moderat dalam beragama kepada siswa meru­pakan hal yang amat penting. Sebab, para siswa inilah yang diharapkan men­jadi pelopor moderasi ber­agama di masa mendatang.

Karena itu, pena­naman nilai-nilai beragama yang adil dan berimbang ini harus dikemas dengan cara-cara yang me­narik. Sehingga lebih mudah diterima dan cerna para siswa.

‘’Termasuk kegiatan Jambore Literasi dan Moderasi Ber­agama yang dilaksanakan Kemenag Tuban, ini merupa­kan kegiatan yang menarik,’’ tutur mantan Kepala Kemenag Probolinggo dan Jember itu.

Lebih lanjut, alumni Ponpes Nurul Jadid Probolinggo itu berpesan bahwa tidak ada satu pun agama yang menga­jarkan perse­lisihan, dan Is­lam adalah agama rah­matan lil alamin.

‘’Untuk itu, keragaman ber­agama ini harus kita rawat untuk satu tujuan yang sama, yakni per­satuan Indonesia,’’ pesannya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum mengatakan, Jambore Literasi dan Moderasi Beragama ini merupakan kegiatan yang rutin digelar Kemenag Tuban saban dua tahun sekali.

Kegiatan ini merupakan inovasi Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban. Tujuannya, untuk menanamkan nilai-nilai beragama secara moderat, yang saling menghargai antarumat beragama.

‘’Golnya, para peserta jambore ini akan menjadi jembatan kerukunan umat di dunia,’’ katanya.

Selain penanaman materi moderasi beragama, lanjut Umi, para siswa juga diberi­kan ber­bagai macam kegia­tan positif untuk menumbuh­kan semangat moderasi beragama, seperti penulisan puisi dan cerpen tentang indahnya ke­beragaman dan karakter buil­ding. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Jambore #Tuban #beragama #Moderasi #Kemenag #smp #literasi #sma #siswa #Jawa Timur #Pantai Kelapa