RADARTUBAN – Melahirkan lulusan tenaga kesehatan (nakes) berkualitas dan berdaya saing global adalah bagian dari komitmen Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban dalam menyiapkan kebutuhan nakes ke depan.
Sabtu (12/10) lalu, sebanyak 186 mahasiswa menjalani proses pengukuhan gelar dan pelantikan ners. Rinciannya, 100 sarjana ilmu keperawatan, 24 sarjana kebidanan, 33 sarjana gizi, 19 sarjana administrasi kesehatan, dan pelantikan 10 profesi ners. Wisuda ke-VI itu berlangsung di aula gedung Kampus C IIKNU Tuban.
Pada momen tersebut, apresiasi terhadap wisudawan terbaik dan berprestasi juga diberikan IIKNU Tuban. Dari prodi S1 Keperawatan kategori wisudawan terbaik diraih oleh Kifti Urfiati, sementara kategori wisudawan berprestasi diraih Dita Putri Utami.
Dari prodi S1 Kebidanan kategori wisudawan terbaik diraih Imrona Zakiyah, sementara kategori berprestasi diraih Khoirur Rosyita.
Selanjutnya, prodi S1 Gizi kategori terbaik diraih Fira Yunia Ersanti, sedangkan kategori berprestasi diraih Wiwid Sulistyo Febiyanti. Berikutnya, dari prodi S1 Administrasi Kesehatan kategori terbaik diraih Elva Heni Susilowati, sementara kategori berprestasi diraih Stevanus Firdaus Zebe Arianto.
Rektor IIKNU Tuban Dr. H Miftahul Munir S.KM, M.Kes. DIE dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi terhadap para wisudawan yang telah menyelesaikan masa studinya selama empat tahun di IIKNU Tuban.
‘’Sebuah kebanggan bisa kembali mencetak lulusan dalam bidang kesehatan yang dapat berkontribusi untuk masyarakat,’’ tuturnya.
Lebih lanjut, Munir menyampaikan, sejak 2018 IIKNU Tuban konsisten mengantarkan lulusan hingga bersaing di kancah internasional. Bahkan, sejumlah lulusannya diterima bekerja di sejumlah rumah sakit di wilayah timur tengah.
Sejak 2018 lalu, kurang lebih ada 32 nakes lulusan IIKNU Tuban yang tersebar di sejumlah rumah sakit. ‘’Alhamdulillah, sudah saatnya kita (IIKNU Tuban, Red) bersaing di kancah internasional,’’ ujar dia.
IIKNU Tuban tak henti-hentinya membangun jaringannya dengan berbagai negara di Asia. Seperti bulan September lalu, IIKNU Tuban baru saja menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit internasional di Arab Saudi dan Qatar.
‘’Tradisi mengantarkan lulusan untuk berkontribusi di kancah internasional harus terus kita lanjutkan,’’ imbuhnya.
Munir juga berpesan terhadap masyarakat Kabupaten Tuban, saat ini tidak perlu khawatir dan risau jauh-jauh melanjutkan pendidikan bidang kesehatan hingga keluar kota, IIKNU Tuban telah hadir serta membuktikan dengan banyaknya lulusan yang bisa bersaing di kancah internasional.
‘’Bahkan mahasiswa IIKNU Tuban sebelum lulus telah disiapkan pekerjaan, seperti wisudawan periode ini di prodi administrasi kesehatan hampir 80 persen lulusannya telah diterima di 32 puskesmas di Kabupaten Tuban,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama