RADARTUBAN – Ratusan kendaraan terkena tilang selama operasi Zebra Semeru 2024. Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Tuban Ipda Agus Eka mengungkapkan, total kendaraan yang terjaring operasi sebanyak 901 unit.
‘’Mayoritas pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak memakai helm,’’ ungkapnya.
Selain itu, maraknya pengendara di bawah umur yang berkendara dengan kecepatan tinggi tak luput dari penindakan. Dari total tersebut, sebanyak 416 pelanggar terjaring e-TLE Mobile, sedangkan 485 pelanggar lainnya ditindak secara manual.
‘’Kami lakukan tilang sesuai prosedur serta untuk mendisiplinkan pengendara dalam berlalu lintas,’’ tegasnya.
Sebagaimana diketahui, ada sepuluh prioritas penindakan selama operasi Zebra Semeru 2024, yakni pengendara berboncengan lebih dari satu orang, melebihi kecepatan, pengendara di bawah umur, pengendara roda dua tidak menggunakan helm SNI, pengemudi roda empat tak memakai safety belt, pengemudi menggunakan HP saat berkendara, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, dan menerobos lampu traffic light.
Meski angka kecelakaan di Kabupaten Tuban tahun ini turun 12,6 persen dibandingkan 2023, namun angka fatalitas kecelakaan di di Kota Batik Gedog ini masih cukup tinggi, yakni sebanyak 3.570 korban lintasan aspal tersebut.
‘’Semoga dengan digelarnya Operasi Zebra Semeru 2024 dapat menurunkan angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Tuban,’’ harapannya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama