RADARTUBAN – Tahun anggaran 2024 tinggal menyisakan waktu kurang lebih dua bulan. Namun, hingga saat ini pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar baru mencapai sekitar 63 persen dari total nominal target Rp 5,1 miliar.
Meski demikian, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban optimistis bisa mencapai target yang telah ditetapkan.
‘’Secara nominal, baru tercapai Rp 3,2 miliar. Tapi kami optimistis bisa mencapai target,’’ kata Kepala Bidang Perdagangan Diskopumdag Tuban Agus Setiawan.
Disampaikan Agus, target sebesar Rp 5,1 miliar itu meliputi Pasar Baru Rp 2,6 miliar, Pasar Pramuka Rp 224 juta, Pasar Sore Rp 170 juta, Pasar Jatirogo Rp 1 miliar, dan Pasar Karangagung Rp 509 juta, Pasar Bangilan Rp 388 juta dan Pasar Hewan Rp 232 juta.
Lebih lanjut, Agus menyampaikan, belum tercapainya target PAD dari retribusi pasar ini karena masih banyak yang menunggak untuk membayar. Artinya, jika sebelum akhir tahun nanti terbayar semua, maka kemungkinan bisa mencapai target.
‘’Jadi, kendalanya (belum mencapai target, Red) karena penagihan uang kios yang belum tuntas,’’ tandasnya. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama