RADARTUBAN – Momen pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI turut membawa berkah bagi sejumlah kalangan, tak terkecuali penjual pigura di Kabupaten Tuban. Setelah orang nomor satu dan dua di Indonesia itu dilantik, penjual pigura banjir pesanan.
Afifi, salah satu pengusaha pigura di Tuban mengaku kebanjiran pesanan pasca pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2024-2029. Baru dua hari dilantik, pengusaha pigura di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban ini mendapat pesanan sekitar 100 pasang bingkai bergambar Prabowo-Gibran. ‘’Alhamdulillah pesanan bingkai meningkat drastis,’’ ungkapnya.
Bahkan, terang dia, jauh hari sebelum Prabowo-Gibran dilantik, pesanan sudah berdatangan, namun pemesan meminta untuk dikirimkan pasca pelantikan.
‘’Saya pun belum berani menjual (pigura bergambar Prabowo-Gibran, Red) sebelum resmi dilantik,’’ ujar dia.
Untuk satu pasang pigura bergambar presiden dan wapres ukuran standar dipatok mulai kisaran Rp 55 ribu.
Sedangkan untuk ukuran besar dijual mulai dari harga Rp 90 ribu. Pesanan paling banyak datang dari sekolah, instansi pemerintahan, dan perkantoran di wilayah Tuban.
Lebih lanjut dikatakan oleh perempuan paro baya itu, momen pergantian presiden dan wakil presiden selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggunya terhitung sejak 30 tahun lamanya dia berjualan.
‘’Biasanya di momen presiden rata-rata bisa meningkatkan omzet hingga 70-80 persen,’’ ungkapnya.
Senada yang diungkapkan oleh Sulistyowati, penjual pigura di Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel yang mengaku sampai kewalahan dengan banyaknya pesanan selama dua hari terakhir.
Pigura bergambar presiden-wapres yang baru dilantik itu laris manis menjadi incaran masyarakat. ‘’Stok 45 pasang pigura yang baru kami datangkan langsung ludes terjual selama dua hari,’’ paparnya.
Sulis—sapaan akrabnya—menambahkan, banyak pembeli yang harus balik dari kiosnya lantaran tidak kebagian. Tingginya permintaan sontak membuatnya terkejut sekaligus senang.
‘’Rencana akan kulakan sekitar 100 pasang lagi, karena banyaknya pesanan yang masuk,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama