Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pastikan Standar Keamanan, Camat Akan Sisir Tambang di Grabagan, Pasca Dua Pekerja Tewas Tertimbun Reruntuhan Batu Kapur

Andreyan (An) • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 18:30 WIB
Photo
Photo

 

RADARTUBAN – Keberadaan tam­bang batu kapur di wilayah Tuban ibarat dua sisi mata pisau.

Di satu sisi sebagai mata penca­harian, tapi di sisi lain sering memakan korban.

Dan untuk kesekian kalinya, Kamis (24/10) lalu, pekerja tam­bang tertimbun reruntuhan batu kapur.

Insiden ini terjadi di area tambang Desa Pakis, Kecamatan Grabagan.

Kapolsek Grabagan Iptu Sampir Santoso mengatakan, kedua korban merupakan pengemudi eskavator pemecah batu .

Kedua pekerja yang tewas, yakni Mustakim Sidik, warga Desa Ban­jarejo, Kecamatan Rengel dan Andi Setiawan asal Desa Porong, Ka­bupaten Sidoarjo.

Diungkapkan Sampir, petaka berujung nyawa itu bermula sekitar pukul 15.00—saat kedua korban telah selesai memecah bongkahan batu kapur di atas tebing.

Tanpa ada firasat apa pun, keduanya yang sama-sama mengoperasikan alat berat itu berusaha bergeser naik.

Namun, belum sampai bergeser, terdengar suara retakan dari atas tebing.

‘’Bongkahan besar pecahan batu itu seketika menimpa kedua alat berat yang dikemudikan korban,’’ ungkap Sampir.


Selanjutnya, kedua korban tertimbun reruntuhan kurang lebih dua jam sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas.

‘’Kondisi tambang pada saat itu hampir memasuki waktu tutup, kedua korban sebelum pulang berniat memindahkan alat berat,’’ paparnya.


Saat berusaha mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) kemarin (25/10), penjaga portal tambang tersebut tampak menghalangi warta­wan koran ini untuk masuk.

Meski sehari sebelumnya terjadi insiden kecelakaan, namun aktivitas tambang masih beroperasi seperti biasa.


Sementara itu, Camat Grabagan Tolikan menuturkan, adanya peristiwa kelam yang kembali memakan korban bagi pekerja tambang di wilayahnya, itu menjadi atensi serius untuk bisa dicegah agar keselamatan para pekerja tambang bisa terjamin.

‘’Pasca insiden ini, kami bersama forko­pimcam akan meninjau seluruh tambang di wilayah Keca­matan Grabagan untuk meminimalisir kejadian serupa agar tidak terulang kembali,’’ ungkapnya.


Saat disinggung mengenai peri­zinan tambang batu kapur yang memakan dua pekerjanya itu, Tolikan menegaskan jika tambang tersebut telah memiliki izin dan standar keamanan yang memadai.

‘’Meski standar keamanan telah sesuai, evaluasi tetap harus ada agar kejadian serupa tidak terulang lagi,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#pekerja meninggal #tambang kapur #Grabagan #tertimbun