Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

DAK Fisik Pendidikan Tuban Diproyeksikan Turun 91 Persen, Dari Rp 48 M Menjadi Rp 4,5 M

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 28 Oktober 2024 | 20:30 WIB
Photo
Photo

 

RADARTUBAN – Jumlah proyek fisik pada 2025 nanti dipre­diksi mengalami penurunan signifikan dibanding tahun ini.

Itu menyusul berku­rang­nya transfer dana alo­kasi khusus (DAK) fiksi yang diterima Pemkab Tuban.

Diperkirakan, penyusu­tannya mencapai sekitar Rp 103 miliar.

Penurunan DAK fisik untuk Kabupaten Tuban itu me­rujuk proyeksi dana alokasi transfer daerah (TKD) dalam rancangan anggaran penda­patan belanja negara (APBN) 2025.

Yang di antara kompo­nennya adalah DAK fisik.

Berdasar pembahasan rancangan anggaran pen­dapatan dan belanja daerah (APBD) 2025, jatah DAK fisik untuk Pemkab Tuban hanya sekitar Rp 69 miliar.

Turun sekitar 103 miliar di­banding 2024 yang men­capai 172 miliar.

‘’Tapi ini (proyeksi penyusutan anggaran, Red) masih belum final. Saat ini kami menung­gu proses pembahasan di kementerian,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana.

Dalam prosesnya, terang Budi, Pemkab Tuban sudah berupaya agar TKD dari pe­merintah pusat tidak ber­kurang. Minimal masih sama seperti tahun ini.

‘’Pemkab sudah mengusul­kan sesuai kebutuhan ang­garan tahun ini. Harapannya, anggaran yang diterima sama,’’ terang mantan kepala badan peren­canaan dan pembangunan daerah (bappeda) itu.


Lebih lanjut, Budi me­nyam­­paikan, meski dalam komponen DAK fisik menga­lami penurunan, namun untuk DAK non fisik menga­lami peningkatan.

Dipro­yeksikan, DAK non fisik yang diterima Pemkab Tuban pada tahun anggaran 2025 nanti mencapai Rp 407 miliar. Naik sekitar Rp 52 miliar dari tahun ini sebesar Rp 355 miliar.

Hal ini menandaskan bah­wa penggunaan angga­ran tahun depan lebih fokus pada kegiatan-kegiatan non fisik ketimbang fisik. Salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang DAK fisiknya mengalami penu­runan signifikan adalah dinas pendidikan (disdik). Tahun depan, DAK fisik di lingkup disdik hanya dipro­yeksikan sekitar Rp 4,5 miliar.

Rinciannya, Pendi­dikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rp 3,2 miliar, SD Rp 1 miliar, dan SMP Rp 228 juta. 

Jika dibanding tahun ini, alokasi DAK fisik di instansi pencetak sumber daya ma­nusia (SDM) ini menga­lami penurunan yang sangat signifikan.

Dari Rp 48 miliar turun menjadi Rp 4,5 miliar. Praktis, proyek fisik di ling­kungan pendidikan bakal sepi.

Meski demikian, tegas Budi, proyeksi yang diterima ini belum final. Artinya, ma­sih ada kemungkinan koreksi. Dan diharapkan tidak ada pengurangan. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #DAK Fisik #Dana Alokasi Khusus (DAK) #dak #dana alokasi khusus