RADARTUBAN – Wajar masih banyak masyarakat di Kecamatan Jatirogo dan sekitarnya lebih memilih berobat ke Bojonegoro ketimbang di RSUD R. Ali Manshur Jatirogo. Ternyata, jumlah dokter di rumah sakit plat merah ini masih minim. Terlebih, dokter spesialis.
Fakta tersebut disampaikan oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban Moh. Saefullah Ponco Eko. Dia mengaku cukup sering mendapat keluhan masyarakat terkait pelayanan di RUSD R. Ali Manshur Jatirogo yang tidak optimal lantaran minimnya jumlah dokter.
‘’Kami mendesak Pemkab Tuban untuk memenuhi kebutuhan dokter di RSUD R. Ali Mansyur,’’ katanya dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana menjawab, untuk memenuhi kebutuhan dokter umum dan spesialis di sejumlah puskesmas dan rumah sakit daerah, pemkab sudah membuka lowongan empat formasi PPPK untuk dokter umum dan lima formasi CPNS untuk dokter spesialis.
Namun, peminatnya sangat minim. Terutama dokter spesialis. ‘’Dari lima formasi hanya
ada dua pendaftar,’’ katanya.
Bahkan, terang Budi, pemkab juga sudah mengajukan usulan dokter spesialis lewat program pendayagunaan dokter spesialis 2024 penugasan dari RSUD Dr R. Koesma ke RSUD R. Ali Manshur Jatirogo.
‘’Ini (penugasan, Red) opsi terakhir juga sudah kami lakukan,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama