RADARTUBAN – Pameran Dagang dan Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-731 Tuban resmi dimulai Rabu (6/11).
Acara bertajuk Tuban Fair 2024 itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana.
Bertempat di GOR Rangga Jaya Anoraga, kegiatan yang diinisiasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban itu berlangsung selama lima hari, 6-10 November 2024.
Foto-foto lainnya klik disini
Dalam sambutannya, Sekda Budi Wiyana berharap, kegiatan ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tuban dari berbagai sektor, sekaligus mendongkrak daya saing UMKM dan berbagai sektor usaha lainnya.
‘’Harapannya, produk yang turut dipamerkan bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat, terutama produk unggulan yang dimiliki Kabupaten Tuban,’’ tuturnya.
Disampaikan Budi, semakin sering produk-produk unggulan diikutkan dalam pameran, maka semakin besar pula peluang untuk menembus pasar yang lebih luas.
‘’Semoga produk-produk unggulan Kabupaten Tuban bisa menembus pasar nasional hingga internasional,’’ harapannya.
Kepala Diskopumdag Tuban Agus Wijaya menyampaikan, event untuk mengenalkan produk-produk unggulan Kota Batik Gedog ini diikuti sebanyak 120 peserta yang terbagi menjadi dua zona, yakni area indoor sebanyak 60 peserta yang terdiri dari stan organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha unggulan dan pelayanan dari instansi vertikal. Sementara area outdoor diisi 60 stan pelaku UMKM dan perusahaan swasta.
Tidak hanya dari Tuban, event tahunan ini juga diikuti kabupaten tetangga, yakni Dinas Perdagangan Koperasi UKM dari Kabupaten Rembang dan Bojonegoro.
Mereka membawa produk andalannya masing-masing.
Lebih lanjut Agus menyampaikan, di antara yang dipamerkan dalam kegiatan ini meliputi hasil industri, pertanian, perikanan, peternakan, makanan minuman ringan, furniture, dan hasil industri kecil kerajinan, serta visualisasi hasil-hasil pembangunan.
Termasuk beberapa informasi layanan masyarakat dan jasa perbankan dan pendidikan.
‘’Semoga kegiatan ini bisa menjadi sarana hiburan dan informasi bagi masyarakat terkait produk-produk unggulan daerah, serta hasil pembangunan dan berbagai layanan publik,’’ tuturnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana membangun jejaring dan belajar marketing bagi pelaku usaha skala mikro, kecil dan menengah untuk mempromosikan hasil produksinya.
‘’Kesuksesan acara ini sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk menyusun program pembangunan ke depan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama