RADARTUBAN – Meski sudah jelas adanya instruksi pengalokasian anggaran program makan siang gratis dari pemerintah pusat.
Namun, Pemkab Tuban tidak ingin buru-buru melakukan uji coba seperti daerah lain.
Kepala Disdik Tuban Abdul Rakhmat mengatakan, sejauh ini belum ada rencana untuk melakukan uji coba program makan siang gratis yang digagas Presiden Prabowo tersebut.
Alasannya, belum ada petunjuk teknis (juknis) maupun petunjuk pelaksanaan (juklak) yang diterima pemerintah daerah.
‘’Kalau sudah ada juknis dan juklaknya, kami siap melaksanakan program ini, termasuk ketika nanti diminta lebih dulu melakukan uji coba,’’ ujar Rakhmat—sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban, Senin (4/11).
Disampaikan dia, sejauh ini pemerintah daerah baru sebatas menerima instruksi untuk mengalokasikan anggaran. Selain itu, belum ada petunjuk apa pun.
Senada disampaikan Plt Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Tuban Moh Qosim. Menurutnya, sampai saat ini juga belum ada instruksi apa pun ihwal program yang akan mulai direalisasikan tahun depan tersebut.
‘’Saat pertemuan di Kantor Wilayah Kemenag Jatim beberapa hari lalu juga belum ada petunjuk apa pun. Jadi, soal makan gratis belum pernah disinggung sama sekali,’’ bebernya.
Kendati begitu, pejabat definitif Kasubag TU Kemenag Tuban ini menegaskan bahwa semua madrasah di bawah naungan Kemenag Tuban sudah siap ketika nanti program makan siang gratis itu dijalankan.
‘’Ini program pemerintah, tentu kami siap merealisasikan ketika sudah diperintahkan,’’ tutupnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama