Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bus Sinar Mandiri Hantam Tiang Seluler di Tuban. Penumpang Selamat, Sopir dan Kondektur Menjalani Perawatan Intensif

Andreyan (An) • Jumat, 8 November 2024 | 18:30 WIB
Bus AKAP Sinar Mandiri jurusan Semarang-Surabaya alami kerusakan parah pasca kecelakaan di jalan Tuban-Bancar, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kamis (7/11).
Bus AKAP Sinar Mandiri jurusan Semarang-Surabaya alami kerusakan parah pasca kecelakaan di jalan Tuban-Bancar, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kamis (7/11).

RADARTUBAN – Suara benturan keras dari seberang jalan itu menge­jutkan Sarmadi yang sedang mengayak pasir kuarsa. Dalam hitungan de­tik, tubuhnya terasa me­ma­tung saat mengetahui sumber suara tersebut.

Bus AKAP Sinar Mandiri yang melaju kencang dari arah barat, jalan Banjar-Tuban, tepat di Desa Temaji, Keca­matan Jenu, itu terperosok, lalu menabrak tiang seluler hingga bagian depan bus ringsek.

Terlebih, ketika melihat belasan penumpang yang sebagian terluka ber­hamburan keluar dari bus.

‘’Saya syok. Ingin segera ber­lari untuk menolong, tapi takut. Beberapa orang luka-luka di­bopong keluar,’’ ujar Sumadi kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Diungkapkan Sumadi, keja­dian kecelakaan tunggal itu berlang­sung cepat. Semula, dari ke­jauhan, dia melihat bus an­tarkota antar­provinsi itu melaju kencang dan tidak mengalami masa­lah apa pun.

Namun, tiba-tiba bus oleng, lalu keluar jalur dan terpe­rosok. Bus baru berhenti saat meng­hantam tiang seluler di tepi jalan. ‘’Semua yang ada di sini kaget. Al­hamdulillah tidak ada korban jiwa,’’ tutur pria 49 tahun itu.

Kanit Penegakkan Hukum (Gak­kum) Satlantas Polres Tu­ban Iptu Eko Sulistiono menga­takan, ber­dasar hasil olah tem­pat kejadian perkara, bus ber­nopol N 7670 jurusan Semarang-Su­rabaya itu mengangkut ku­­rang lebih sepuluh penum­pang. ‘’Bus hilang kendali lalu menabrak pembatas jalan dan terperosok ke semak,’’ ungkap dia.

Lebih lanjut dikatakan oleh­nya, tidak ada korban jiwa atas in­siden tersebut. Para penum­pang yang selamat langsung dioper menuju bus lainnya untuk me­lanjutkan perjalanan.

Sementara dua orang, yakni pengemudi dan kondektur bus yang menga­lami luka-luka dievakuasi me­nuju RS Nah­dlatul Ulama (RS­NU) Tuban. Kedua kor­ban, yakni sopir bus Suwa­rmin, 44, dan kondektur bus Raka Pratama, 22.

Petaka tersebut bermula sa­at bus yang dikemudikan oleh Suwarmin berjalan dari arah barat me­nuju timur. Kemu­dian, saat melewati tikungan Dusun Gla­gah, Desa Temaji, Ke­cama­tan Jenu, bus ti­ba-tiba hilang ken­dali saat hen­dak meni­kung.

‘’Pe­nge­mudi tidak bisa me­ngen­dalikan setir lan­taran slong (tidak ber­fungsi, Red) ke­mudian me­nabrak pem­batas jalan hingga terperosok semak dan menabrak tiang internet,’’ papar Eko.

Disinggung apakah insiden ini ada pengaruh dari kon­sumsi mi­numan keras maupun obat-obatan ter­larang, Eko belum bisa menyim­pulkan secara dini lantaran korban masih da­lam perawatan tim medis dan belum bisa dimintai keterangan. ‘’Kami akan mendalaminya lebih lanjut,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#penumpang #Tuban #benturan #bus #sinar mandiri #menabrak #terperosok #korban jiwa #tiang #kecelakaan tunggal #akap