RADARTUBAN – Suara benturan keras dari seberang jalan itu mengejutkan Sarmadi yang sedang mengayak pasir kuarsa. Dalam hitungan detik, tubuhnya terasa mematung saat mengetahui sumber suara tersebut.
Bus AKAP Sinar Mandiri yang melaju kencang dari arah barat, jalan Banjar-Tuban, tepat di Desa Temaji, Kecamatan Jenu, itu terperosok, lalu menabrak tiang seluler hingga bagian depan bus ringsek.
Terlebih, ketika melihat belasan penumpang yang sebagian terluka berhamburan keluar dari bus.
‘’Saya syok. Ingin segera berlari untuk menolong, tapi takut. Beberapa orang luka-luka dibopong keluar,’’ ujar Sumadi kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Diungkapkan Sumadi, kejadian kecelakaan tunggal itu berlangsung cepat. Semula, dari kejauhan, dia melihat bus antarkota antarprovinsi itu melaju kencang dan tidak mengalami masalah apa pun.
Namun, tiba-tiba bus oleng, lalu keluar jalur dan terperosok. Bus baru berhenti saat menghantam tiang seluler di tepi jalan. ‘’Semua yang ada di sini kaget. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,’’ tutur pria 49 tahun itu.
Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistiono mengatakan, berdasar hasil olah tempat kejadian perkara, bus bernopol N 7670 jurusan Semarang-Surabaya itu mengangkut kurang lebih sepuluh penumpang. ‘’Bus hilang kendali lalu menabrak pembatas jalan dan terperosok ke semak,’’ ungkap dia.
Lebih lanjut dikatakan olehnya, tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut. Para penumpang yang selamat langsung dioper menuju bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan.
Sementara dua orang, yakni pengemudi dan kondektur bus yang mengalami luka-luka dievakuasi menuju RS Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban. Kedua korban, yakni sopir bus Suwarmin, 44, dan kondektur bus Raka Pratama, 22.
Petaka tersebut bermula saat bus yang dikemudikan oleh Suwarmin berjalan dari arah barat menuju timur. Kemudian, saat melewati tikungan Dusun Glagah, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, bus tiba-tiba hilang kendali saat hendak menikung.
‘’Pengemudi tidak bisa mengendalikan setir lantaran slong (tidak berfungsi, Red) kemudian menabrak pembatas jalan hingga terperosok semak dan menabrak tiang internet,’’ papar Eko.
Disinggung apakah insiden ini ada pengaruh dari konsumsi minuman keras maupun obat-obatan terlarang, Eko belum bisa menyimpulkan secara dini lantaran korban masih dalam perawatan tim medis dan belum bisa dimintai keterangan. ‘’Kami akan mendalaminya lebih lanjut,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama