Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tambahan Gaji 5 Persen dari UMK Buruh SIG Berpeluang Menerima UMSK

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 13 November 2024 | 17:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARTUBAN – Pasca putusan Mah­kamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXII/2024 yang mem­batalkan Peratu­ran Peme­rintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pe­ngu­pahan.

Kini, para buruh perusa­haan khusus tengah berjuang mengembalikan aturan dite­rap­kannya upah mi­nimum sektoral kabu­paten (UMSK). Pasalanya, UMSK ini mengatur tamba­han upah 5 persen dari upah minimum kabupaten (UMK).

Ketua Konsulat Cabang Fe­derasi Serikat Pekerja Me­tal Indonesia (FSPMI) Tuban Duraji mengatakan, di Tuban ada beberapa pe­rusahaan khusus yang salah satunya Semen Indonesia Grup (SIG). Artinya, UMSK berpotensi diterapkan di Tu­ban.

‘’Jadi, selain me­nyam­­paikan tun­tutan ke­naikan 10 persen UMK, kami juga berharap aturan UMSK ini bisa kembali diterapkan di Tuban mulai tahun de­pan,’’ ujarnya.

Duraji menjelaskan, dulu, sebelum adanya UU Cipta Kerja, perusahaan khusus sudah menerapkan UMSK. Namun, setelah adanya om­nibus law, penambahan gaji 5 persen dari nilai UMK ini dihapus.

‘’Misal, UMK Tuban Rp 3 juta, maka buruh yang bekerja di pe­ru­sahaan khu­sus mendapat tambahan 5 persen dari nilai UMK ter­sebut,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dispe­rinaker) Tuban Suwito be­lum bisa memberikan ko­men­tar terlalu jauh ihwal UMK mau­pun UMSK di pe­­­ru­sahaan khu­sus.

Pasal­nya, hingga saat ini belum ada petunjuk teknis pasca Putusan Mahkamah Kon­sti­tusi (MK) Nomor 168/PUU-XXII/2024 tersebut. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #upah #mk #peraturan pemerintah #federasi #umsk #buruh #fspmi