RADARTUBAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tuban terus berinovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
Tahun ini, untuk memudahkan orang tua sekaligus memastikan bayi baru lahir mendapatkan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), dan kartu identitas anak (KIA), Disdikcapil telah meluncurkan inovasi Bahtera Kita (Bayi Lahir Dapat Akta).
Kepala Disdukcapil Tuban Rohman Ubaid mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama (PKS) antara Disdukcapil dengan seluruh rumah sakit daerah maupun swasta dan 38 puskesmas se-Kabupaten Tuban.
‘’Program ini resmi diluncurkan sejak Mei lalu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Ubaid, dengan adanya program ini, orang tua yang melahirkan anaknya di rumah sakit maupun puskesmas bisa langsung mengurus administrasi kependudukan si bayi.
‘’Cukup melengkapi syarat yang diberikan pihak rumah sakit maupun puskesmas, nanti orang tua akan mendapat akta, perubahan KK, dan KIA untuk si bayi,’’ terang Ubaid.
Lebih lanjut, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda itu menyampaikan, jika syarat yang dibutuhkan sudah lengkap, administrasi kependudukan si bayi akan jadi dalam waktu kurang lebih tiga hari.
‘’Kalaupun orang tua dan si bayi sudah pulang, akta, KK, dan KIA bisa diambil sewaktu-waktu saat kontrol,’’ ujar alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.
Selain inovasi “Bahtera Kita” untuk bayi baru lahir, terang Ubaid, Disdukcapil juga meluncurknan inovasi "Sayang Difabel dan Lansia".
Ini merupakan pelayanan perekaman e-KTP jemput bola untuk masyarakat yang berkebutuhan khusus, seperti difabel, lansia, dan ODGJ yang belum memiliki KTP.
‘’Di mana pun tempatnya, ketika ada masyarakat berkebutuhan khusus membutuhkan perekaman e-KTP akan langsung kami datangi,’’ katanya.
Dan untuk memberikan pelayanan e-KTP bagi pelajar yang sudah berusia 17 tahun, Disdukcapil juga meluncurkan layanan “KTP in School”.
Layanan ini diberikan kepada semua pelajar SMA se-Kabupaten Tuban.
‘’Layanan jemput bola ini difasilitasi dengan mobil keliling ‘Cedak Mas’ yang sudah dilengkapi dengan alat-alat untuk melakukan perekaman.
Dan untuk difabel dan lansia, mobil ini juga sudah dilengkapi dengan tailgate atau lift untuk memudahkan naik ke dalam mobil,’’ papar mantan Camat Kerek itu.
Dari semua inovasi tersebut, tegas Ubaid, merupakan rangkaian dari inovasi “Cedak Mas”, yakni mempercepat dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
‘’Pada intinya Pemkab Tuban terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat,’’ tandasnya. (tok)
Editor : Ahmad Atho’illah