RADARTUBAN – Digadang-gadang bisa meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya generasi milenial dan Z, aplikasi Tuban Digital Library (Tulib) yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuban masih jauh dari harapan.
Jumlah kunjungan di perpustakaan digital tersebut masih minim.
‘’Kalau dilihat (masyarakat yang mengakses aplikasi Tulib, Red) memang belum banyak. Masih banyak pengunjung yang datang langsung ke perpustakaan,’’ kata Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Tuban Masykuri mengamini masih minimnya jumlah kunjungan di aplikasi Tulib tersebut.
Bahkan, terang Masykuri, instansinya juga sudah menggalang kerja sama dengan salah satu penerbit ternama.
Tujuannya, agar banyak koleksi e-book berkualitas yang tersedia di aplikasi tersebut.
Namun, tetap saja tidak ada kenaikan jumlah kunjungan.
‘’Kebanyakan yang akses hanya dari wilayah Tuban kota saja,’’ ujarnya.
Hanya saja, Masykuri tidak bisa memastikan berapa jumlah kunjungannya. Padahal, aplikasi ini dibikin tidak gratis.
Pasalnya, setiap e-book yang ada di dalam aplikasi tersebut merupakan hasil kerja sama dengan penerbit.
Disinggung alasan minimnya jumlah kunjungan di aplikasi tersebut, pejabat asal Bojonegoro itu mengaku tidak mengetahui pasti.
‘’Kalau di kota sering kita sosialisasikan, tapi mungkin ada juga yang belum tahu,’’ ujarnya bahwa salah satu alasannya adalah tidak tahu adanya aplikasi tersebut.
Lebih lanjut dia menuturkan, perpustakaan digital ini sebenarnya bisa menjadi solusi bagi masyarakat.
Pasalnya, masih ada tujuh Kecamatan yang belum memiliki perpustakaan.
Dengan memanfaatkan aplikasi tersebut, mereka bisa menikmati fasilitas yang disediakan Dispersip.
‘’Sayangnya belum dimanfaatkan dengan baik,’’ katanya.
Selain itu, penyebab lainnya adalah karena konten sosial media. Masykuri pun tidak memungkiri bahwa kemajuan teknologi saat ini menjadi tantangannya.
Sebab, generasi kini lebih sering menghabiskan waktunya untuk bermain ponsel daripada membaca buku.
‘’Kami tidak memungkiri itu, tapi kami terus berupaya agar budaya membaca di Tuban terus meningkat,’’ tandasnya. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama