Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Grand Opening Keraton Tuban Tuai Kemacetan Jalan, Dishub-Polisi: Tidak ada Koordinasi Terkait Pelaksanaan Pembukaan

Andreyan (An) • Senin, 16 Desember 2024 | 16:30 WIB
MEMBLUDAK: Kepadatan kendaraan di pertigaan Jalan Diponegoro Tuban imbas dari Grand Opening Keraton Tuban, Minggu (15/12).
MEMBLUDAK: Kepadatan kendaraan di pertigaan Jalan Diponegoro Tuban imbas dari Grand Opening Keraton Tuban, Minggu (15/12).

RADARTUBAN – Sehari Minggu (15/12) kemacetan parah terjadi di Jalan Diponegoro dan Dr. Soetomo me­nyusul grand opening Keraton Tuban.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kemacetan semakin parah lantaran banyaknya parkir kenda­raan roda dua dan empat pe­ngunjung pusat perbelanjaan tersebut di sepanjang bahu jalan.

Tidak adanya petugas pengatur lalu-lintas membuat kawasan tersebut semakin tidak kondusif. Situasi ter­sebut membuat sejum­lah pengguna jalan yang hendak melintas bahkan harus memutar melewati jalur alternatif di luar titik kemacetan.

Menindaklanjuti adanya kema­cetan di pertigaan Jalan Dipone­goro tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Ling­kungan Hidup dan Per­hubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan mengungkap­kan bahwa kegiatan grand opening itu tanpa surat pemberitahuan kepada instansinya. Bahkan, koordinasi pun tidak.

Dan terbukti, tidak adanya koor­dinasi dari pihak pengelola pusat perbelanjaan tersebut mengakibat­kan keruwetan lalu lintas.

‘’Besok (hari ini, Red) pemilik akan kami panggil dalam rapat bersama Satlantas Polres Tuban,’’ jelasnya.

Imam menambahkan, dirinya juga mendapatkan laporan terkait banyak­nya bahu jalan yang dibuat parkir oleh pengunjung pusat per­belanjaan tersebut. Untuk menganti­sipasi parkir liar, pi­haknya mener­junkan sekitar empat jukir untuk menertibkan parkir wilayah tersebut.

‘’Ruas jalan di Jalan Diponegoro dan Jalan Dr Soetomo sebetulnya tidak memungkinkan diperguna­kan parkir bahu jalan, apalagi jika si­tuasinya ramai pengendara lalu lalang melintas,’’ paparnya.

Disinggung perihal izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin) tem­pat usaha tersebut, pejabat asal Bojone­goro itu menyebut pemilik sudah mengantongi per­izinan andalalin.

Meski demikian, pihaknya akan terus memantau kondisi lalu lintas di kawasan ter­­se­but sebagai bahan evaluasi.

‘’Kami akan terus melakukan pengawasan di titik tersebut,’’ jelasnya.

Senada dengan Imam, Kaur Bi­nops (KBO) Satlantas Polres Tuban Ipda Agus Eka mengatakan, pi­hak­nya sama sekali tidak menda­pat informasi apa pun dari pemilik tempat usaha terkait pelaksanaan grand opening.

Situasi kemacetan di titik tersebut sekaligus akan menjadi atensi kepo­lisian terkait pemberian izin Andalalin dari instansi setempat terhadap tempat usaha baru ter­sebut.

‘’Akan kami evaluasi kem­bali terkait perizinannya (Andalalin, Red),’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #DLHP #parkir #Keraton #Parah #roda dua #llaj #kemacetan #grand opening #dishub