RADARTUBAN – Tim futsal Kabupaten Tuban tampil gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Futsal Jawa Timur 2024.
Tak hanya tampil mengesankan, tim futsal asal Kota Legen itu juga mampu mencetak sejarah baru dalam kompetisi futsal skala provinsi tersebut.
Meski gagal meraih kemenangan di partai final menghadapi tim unggulan satu, yakni tim futsal putra Kota Surabaya yang biasa langganan juara. Capaian tim futsal putra Tuban dapat berlaga di babak final merupakan torehan yang belum pernah didapatkan sebelumnya.
Bertanding di Nisrina Futsal Center Surabaya, Minggu (16/12), tim futsal putra Tuban tampil penuh perlawanan saat menjamu tim futsal putra Kota Surabaya di babak final. Terbukti dengan skor imbang 1-1 yang bertahan hingga waktu normal berakhir.
Petaka bagi tim futsal putra Tuban saat memasuki babak perpanjangan waktu, empat gol mampu diciptakan oleh tim futsal asal Kota Pahlawan itu. Skor akhir 1-5 menyudahi laga, sekaligus memastikan tim futsal putra Tuban meraih predikat sebagai runner-up.
Sementara itu, torehan membanggakan diciptakan oleh tim futsal putri Tuban saat melakoni pertandingan perebutan tempat ketiga melawan tim futsal putri Kota Batu.
Tim futsal putri Tuban mampu menundukan lawannya dengan skor akhir 2-1, sekaligus mencatatkan prestasi sebagai juara ketiga pada kompetisi tersebut.
Manager Tim Futsal Tuban Boby Mulya Kusuma mengatakan, meski tidak meraih juara pertama namun raihan ini patut diapresiasi.
Sebab, capaian ini merupakan sebuah peningkatan progres pembinaan futsal di Kabupaten Tuban. ‘’Semoga ini menjadi motivasi bagi para pemain untuk dapat meningkatkan kualitas agar dapat meraih prestasi lagi di ajang yang akan datang,’’ ujar dia.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Tuban Rokhadi mengungkapkan, capaian ini adalah buah kerja keras dari pemain, pelatih, manager, seluruh aspek yang turut terlibat termasuk Disbudporapar Tuban.
‘’Ini adalah sejarah baru bagi futsal Tuban di ajang Kejurprov yang harus dipertahankan,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama