Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tuban Melesat! Inovasi dan Pembangunan Bapperida Sukses Raih Banyak Penghargaan

Yudha Satria Aditama • Senin, 23 Desember 2024 | 23:14 WIB
Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si saat menghadiri Tuban Inofest 2024, pameran untuk para inovator di Tuban Abirama.
Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si saat menghadiri Tuban Inofest 2024, pameran untuk para inovator di Tuban Abirama.

RADARTUBAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tuban terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan inovasi dan pembangunan.

Berbagai program strategis telah diluncurkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan layanan publik yang inovatif.

Plt Kepala Bapperida Tuban Nurul Fuadiyah, SE., M.A.P mengatakan, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemkab Tuban berhasil mencatat sejumlah pencapaian signifikan.

Baik dari sektor infrastruktur, pendidikan, ekonomi, sosial, dan lainnya. Berbagai inovasi pembangunan itu bahkan membuahkan prestasi membanggakan di level provinsi dan nasional.

Berbagai upaya menjaga iklim inovasi itu terus dilakukan.

Selain melalui program Tuban Inkubasi Inovasi dan Tubernova, Bapperida juga meluncurkan Siseva, platform digital untuk meningkatkan pelayanan publik.

Foto-foto lain dan grafis keberhasilan Pemkab Tuban selengkapnya bisa dibaca di sini.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan birokrasi tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Di sektor pembangunan infrastruktur, kata Nurul, Pemkab Tuban berhasil menyelesaikan proyek strategis, seperti revitalisasi ruang terbuka hijau.

Hingga melahirkan sejumlah pusat perekonomian baru antara lain Tuban Abirama, GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, Taman Hutan Kota Abhipraya, Alun-alun Tuban, RTH Jatirogo, dan RTH Singgahan.

‘’Seluruh fasilitas publik itu memiliki multiplier effect seperti peningkatan ekonomi dan sosial,’’ tutur dia.

Tak hanya itu, pembangunan jalan desa, irigasi pertanian, dan fasilitas kesehatan juga terus digarap Pemkab Tuban.

Proyek-proyek ini memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang sebelumnya sulit dan masih terbatas.

‘’Sesuai dengan jargon Mas Lindra, Mbangun Deso Noto Kutho, pembangunan dilakukan merata ke seluruh kecamatan,’’ ungkap dia.

Selain itu, ungkap Nurul, Pemkab Tuban juga menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan daya saing daerah melalui berbagai program untuk pengembangan ekonomi.

Ditegaskan bahwa sesuai dengan arahan Bupati Tuban Mas Lindra, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat umum.

“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program inovatif dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Ke depan, kami akan memperluas program-program yang mampu mendorong pertumbuhan inovasi dan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Keberhasilan Pemkab Tuban dalam segala bidang ini telah mendapatkan pengakuan di tingkat provinsi dan nasional.

Kabupaten Tuban beberapa kali meraih penghargaan atas inovasi pelayanan publik dan keberhasilannya dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah diambil, Kabupaten Tuban optimis dapat menjadi salah satu daerah yang terdepan dalam pembangunan dan inovasi di Indonesia.

Tak kalah penting, yakni Indeks Inovasi Daerah (IID) Pemkab Tuban naik signifikan.

Dari 46,70 atau kategori inovatif pada 2023 menjadi 55,60 (2024) dengan kategori yang sama. Bapperida berkomitmen pada tahun 2025 mendatang, Tuban mendapat kategori Terinovatif dengan poin minimal 60,01.

‘’Dukungan kolaborasi antara OPD dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan indeks inovasi Tuban pada Innovative Government Award (IGA) 2025 mendatang,’’ harap dia.

IGA merupakan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang berhasil menciptakan inovasi dalam pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Tujuan IGA adalah mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya saing daerah.

Selama tahun 2024, dari 116  jumlah inovasi perangkat daerah, baru 25 inovasi yang terinput data.

Diharapkan, komitmen dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terus meningkat tiap tahun juga mampu meningkatkan indeks inovasi Kabupaten Tuban.

‘’Dari 20 indikator, lima indikator harus diisi yaitu regulasi inovasi daerah, ketersediaan SDM inovasi daerah, kecepatan penciptaan inovasi, kemanfaatan inovasi dan kualitas inovasi daerah. Jika ini terpenuhi maka indeks inovasi Kabupaten Tuban bisa meningkat sesuai harapan,’’ ungkap Nurul.

Sementara itu, dalam berbagai kesempatan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky selalu menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan inovasi.

Dia menegaskan, setiap inovasi yang diciptakan OPD (organisasi perangkat daerah)  harus bermanfaat ke masyarakat.

‘’Dengan kolaborasi, inovasi, dan karya, Insya Allah Kabupaten Tuban akan menjadi daerah maju dan sejahtera,” tegas dia.

Mas Lindra sapaan akrabnya, mengatakan, Pemkab Tuban terus melakukan berbagai terobosan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan pelayanan. Sehingga setiap inovasi itu bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Saya mengapresiasi karena setiap inovasi yang diciptakan masyarakat dan perangkat daerah ini diwujudkan secara nyata, tidak sebatas ide atau gagasan saja,” tutur dia mengapresiasi. (yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#program #Tuban #inovasi #sosial #Inofest 2024 #Siseva #prestasi #ekonomi #pelayanan publik #tubernova #penghargaan #pemkab #pendidikan #platform digital #Bapperida #pembangunan #infrastruktur