RADARTUBAN – Hari ini (25/12), seluruh umat Kristiani merayakan ibadah Natal 2024.
Di Tuban, gegap gempita menyambut momen kelahiran Yesus itu sudah terasa sejak Selasa (24/24) dengan menggelar malam Misa Natal.
Bahkan, ada sebagian gereja yang sudah melakukan persiapan sejak beberapa hari lalu.
Romo Stefanus Kholik Kurnaidi, Paus Gereja Katolik Santo Petrus menuturkan, rangkaian perayaan Natal sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Di antara kegiatan pra Natal yang sudah dilaksanakan, yakni donor darah dan bakti sosial.
Romo Kholik—sapaannya menerangkan bahwa ibadah dan perayaan Natal tahun ini akan diikuti kurang lebih 1.000 jemaat.
Adapun tema yang diangkat oleh Gereja Katolik Santo Petrus, yakni Mewujudkan Tritugas Kristus dalam Hidup Berparoki (Menggereja) di Tuban.
‘’Tema ini mengajak jemaat untuk membawa spirit kedamaian dalam hidup bersama di lingkup gereja dan masyarakat,’’ tuturnya.
Terpisah, persiapan Natal juga dilakukan oleh pengurus Gereja Kristen Jawa (GKJ).
Gereja yang berlokasi di Jalan Basuki Rachmad itu terlihat mempersiapkan pernak-pernik Natal hingga latihan bernyanyi dan menari untuk puncak perayaan Natal hari ini.
‘’Puji Tuhan, seluruh persiapan berjalan lancar,’’ kata Yesi, dekorator Natal di GKJ.
Lebih lanjut, Yesi berharap Natal tahun ini dapat mengingatkan para jemaat untuk lebih mengingat Tuhan, sekaligus mensyukuri apa yang sudah ada.
‘’Terkhusus bagi muda-mudi untuk turut andil dalam perayaan Natal,’’ ujarnya.
Di GKJ ini, pohon Natal yang dibuat oleh dekorator cukup menarik.
Terbuat dari barang-barang bekas.
Pohon Natal setinggi kurang lebih 3 meter itu memanfaatkan kardus bekas minuman dan kelambu yang sudah tak terpakai untuk mempercantik tampilannya.
‘’Daripada dibuang, mending kita manfaatkan,” kata Yudit Wibisono, dekorator yang bertugas merancang pohon Natal di GKJ.
Disampaikan dia, pemilihan kardus dan kelambu bekas bukan tanpa alasan. Hal ini dimaksudkan agar lebih ramah lingkungan dan hemat.
Pembuatan pohon Natal dari barang-barang bekas ini kurang lebih memakan waktu tiga hari.
Sementara itu, untuk memastikan keamanan perayaan Natal, kemarin jajaran Polres Tuban bersama petugas gabungan menyisir sebagian besar gereja dari sore hingga malam.
Sterilisasi gereja itu dilakukan dengan pasukan penjinak bom.
Sejumlah gereja yang dilakukan sterilisasi oleh Korps Bhayangkara itu meliputi Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Jalan Basuki Rahmat, Gereja Katolik Santo Petrus di Jalan Panglima Sudirman, dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Yos Sudarso.
Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin turut meninjau langsung pengecekan keamanan gereja. Dikatakan dia, kegiatan sterilisasi tersebut sebagai bentuk tindakan preventif untuk memastikan kegiatan peribadatan berjalan aman dan nyaman.
‘’Kegiatan pengamanan meliputi alat deteksi logam untuk mengecek jika adanya temuan mencurigakan di dalam gereja,’’ ujar dia.(gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama