Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sinyal Mutasi Pejabat Eselon II Semakin Dekat, Dua Kepala Dinas Menyusul Pensiun Tahun Depan

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 30 Desember 2024 | 19:30 WIB

 

Photo
Photo

 

RADARTUBAN – Selama dua tahun ke depan, Pemkab Tuban bakal kehilangan banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang purnatugas.

Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban, sebanyak 423 PNS pensiun pada 2025 dan disusul 416 orang pada 2026.

Angka tersebut termasuk dua pejabat eselon II yang bakal pensiun tahun depan, yakni Inspektur Inspektorat Aguk Waluyo Raharjo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bambang Irawan.

Pasca pensiunnya dua kepala OPD tersebut, maka total ada lima OPD yang tanpa kepala dinas definitif.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kosong setelah Sugeng Purnomo dimutasi ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (Dinsos P3A PMD).

Selanjutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga menyusul kosong pasca Nur Khamid purnatugas.

Sedangkan, posisi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Dulu Bappeda Litbang) juga kosong pasca pengunduran diri Joko Sarwono yang maju mendampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky periode kedua.

Selanjutnya pada 2026, ada lima pejabat di eselon yang sama juga menyusul pensiun. Meliputi Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Arif Handoyo dan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban Esti Surahmi.

Selain itu, pejabat lain yang pensiun meliputi Asisten Administrasi Umum Mokhamad Mahmud, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endro Budi Sulistyo, Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Eko Arif Yulianto,

Sekda Tuban Budi Wiyana mengatakan, pendataan ASN yang akan pensiun sudah dilakukan akhir tahun. Tujuannya, untuk mengetahui jumlah ASN yang purna tugas, serta jabatan apa yang ditinggalkan.

‘’Data tersebut menjadi acuan penyusunan rencana pengisian jabatan yang kosong nantinya,’’ ujarnya.

Apakah berarti bakal ada mutasi besar-besaran di lingkup pejabat eselon II? Menurut Budi, pemetaan dini dilakukan Pemkab Tuban untuk melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Sehingga dapat dipersiapkan untuk mengusulkan pengisian formasi yang kosong kepada pemerintah pusat.

‘’Langkah ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penempatan SDM yang kompeten dan berintegritas,’’ bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tuban Fien Roemini Koesnawangsih menambahkan, ASN yang akan purnatugas di 2025 dan 2026 dari berbagai formasli, seperti guru, kepala sekolah, tenaga kesehatan dan teknis di dinas serta kecamatan.

‘’Untuk yang teknis berasal mulai dari eselon 2 sampai dengan pelaksana,’’ ujarnya.

Mereka yang akan memasuki masa purna tugas ini pembekalan dan pembinaan mental bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2025-2026 pada Selasa (24/12) lalu. (fud/yud)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #Pemkab Tuban #kepala dinas #pejabat daerah #PNS