Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lantaran Tak Kunjung Update Data Emis, 700 Lebih Lembaga TPQ di Tuban Terancam Tidak Dapat Bantuan

M. Mahfudz Muntaha • Jumat, 3 Januari 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

RADARTUBAN – Antara malas atau memang tidak butuh bantuan dari pemerintah. Dari total 1.552 lembaga taman pendidikan Alquran (TPQ) yang sudah masuk data education management information system (emis), hingga saat ini baru 761 lembaga yang melakukan update data. Padahal, update data merupakan syarat bisa menerima bantuan dari pemerintah.

Plt Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Tuban Imam Syafi’i mengatakan, jauh hari pihaknya sudah meminta kepada masing-masing lembaga untuk melakukan update data emis.

Bahkan, woro-woro itu sudah disampaikan sejak September 2024. ‘’Tapi masih banyak yang belum melakukan update,’’ katanya.

Disampaikan Imam, update data di emis ini untuk kepentingan lembaga masing-masing, bukan kepentingan Kemenag. Sebab, syarat bisa menerima bantuan dari Kemenag harus melakukan update data emis.

‘’Sebenarnya, tujuan kami untuk menolong mereka (agar tetap bisa menerima bantuan, Red). Sebab, jika masih ada lembaga yang tidak memperbarui data, bisa-bisa mereka tidak akan mendapatkan program dari pemerintah,’’ terangnya.

Ditegaskan Imam, selama ini acuan pemerintah memberikan program ke masing-masing lembaga adalah data dari emis. ‘’Kalau masih bandel tidak update data di emis, maka sulit mengajukan bantuan,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, pejabat Kemenag asal Kecamatan Palang itu menyampaikan, agar tidak menyesal di kemudian hari, pihaknya terus berkomunikasi melalui Forum Komunikasi Pendidikan Alquran (FKPQ) agar turut serta menyampaikan ke masing-masing pengelola TPQ. Targetnya, semester ini harus sudah update semua.

‘’Kalau cepat tersampaikan, tentu operator emis di masing-masing lembaga bisa segera update,’’ imbuhnya.

Dia menambahkan, jika memang ada kesulitan perihal update emis, lembaga terkait diminta untuk tidak sungkan-sungkan konsultasi.

‘’Sebab, biasanya di TPQ itu operatornya gonta–ganti, mungkin ada operator baru yang belum paham akan kami bantu,’’ tutupnya. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#tidak butuh #tpq #bantuan #malas #lembaga #emis #pemerintah #update data #terancam