Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belum Ada Solusi Terkait Keluhan Rute Baru Tukang Becak Sunan Bonang Tuban

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 7 Januari 2025 | 19:30 WIB
Tukang becak tengah menunggu untuk mendapatkan penumpang di Parkiran Kebonsari, Senin (6/1).
Tukang becak tengah menunggu untuk mendapatkan penumpang di Parkiran Kebonsari, Senin (6/1).

RADARTUBAN – Keluhan mendal­am yang disampaikan para abang becak wisata religi Sunan Bonang menyusul perubahan rute reka­yasa lalu lintas (lalin) peziarah yang semakin jauh, seper­tinya masih akan berlanjut hingga ba­tas waktu yang belum ditentukan.

Pun demikian dengan ke­luhan warga akibat banyak­nya tukang becak yang men­cari jalur al­ternatif di gang-gang sempit.

 

 

Pasalnya, hing­ga Senin (6/1) belum ada solusi yang ditawarkan oleh pemangku kebijakan. Se­mentara para tukang becak sudah ngos-ngosan dan war­ga semakin resah dengan rute baru yang resmi diterap­kan sejak Kamis (2/1) lalu itu.

Bhabinkamtibmas Kelura­han Kebonsari, Aipda Rah­mat Agung menuturkan, upaya yang dilakukan untuk se­mentara ini hanya membe­rikan imbauan bagi tukang becak yang melanggar ram­bu-rambu dan tak mematuhi rute yang telah ditetapkan.

‘’Kami telah memasang rambu petunjuk larangan me­lintas bagi becak di se­belah barat Gang Ikhlas dan Gang 6,’’ tuturnya

Lebih lanjut, Agung me­nyam­paikan, untuk menga­tasi per­masalahan keluhan warga, dia dibantu dengan Ketua RT setempat guna mem­berikan imbauan pada tukang becak yang memotong rute. ‘’Kami beri teguran untuk putar balik sesuai rute yang telah ditetapkan oleh dinas,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bi­dang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) DLHP Tuban Imam Isdarmawan menya­takan bahwa pihaknya sudah melaku­kan konsolidasi de­ngan pihak terkait untuk mengurai masalah tersebut. Namun, sejauh ini belum ada solusi yang bisa disampaikan ke publik.

‘’Yang jelas, kami laksana­kan terlebih dulu uji coba rekayasa lalu lintas ini sem­bari menunggu evaluasi lebih lanjut,’’ tandasnya.

Sebagaimana diketahui, jalur becak wisata religi Su­nan Bonang mengalami pe­rubahan dari rute awal: Parkiran Kebon­sari-Jalan AKBP Suroko-Jalan KH Mus­tain-Makam Sunan Bonang, lalu berubah dari Parkiran Kebonsari-Jalan AKBP Su­roko, belok kiri ke Jalan Ba­suki Rahmat, kemudian melewati Jalan Pemuda-ma­suk Makam Sunan melalui pintu barat.

Nah, pada rute balik inilah para abang becak mencoba mencari jalur alternatif agar lebih cepat dan tidak terlalu ngos-ngosan.

Yang seharus­nya dari Jalan Pemuda lurus ke Jalan Lukman Hakim hingga pertigaan Jalan Gajah Mada, lalu belok kiri kembali ke Parkiran Kebonsari, sebagian besar dari mereka memilih potong kompas melewati Gang Ikhlas atau gang kecil di Jalan Lukman Hakim menuju timur, lalu kembali ke pangkalan.

Namun, keramaian becak di gang sempit yang sering kali iring-iringan itu mem­buat sebagian warga resah dan protes kepada pemangku kebijakan. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Sunan Bonang #warga #rute baru #becak #keluhan #Resah #solusi