RADARTUBAN - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban turut menyoroti dimulainya program MBG Senin (6/1).
Sekretaris PCNU Tuban Miftahul Asror mengaku mendukung penuh terlaksananya program prioritas Presiden Prabowo tersebut.
‘’Tapi, secara proporsional, program MBG juga harus diterapkan di lingkungan pesantren atau madrasah agar tidak berat sebelah,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Baca Juga: Cara Daftar Jadi Katering Makan Bergizi Gratis, Mitra SPPG yang Sudah Mulai 5 Januari
Lebih lanjut, terang Asror, meski PCNU Tuban mendukung program ini, namun program MBG tidak boleh lepas dari pengawasan agar tidak menciptakan masalah di lapangan.
Misalnya, ada oknum-oknum yang hanya mementingkan diri sendiri, sehingga kualitas makanan yang disalurkan tidak sesuai takaran gizi.
‘’Ditakutkan malah tidak bisa terwujud tujuan perbaikan gizi, tapi malah menambah masalah baru,’’ katanya.
Terpisah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) melalui Sekretaris PDM Edi Utomo juga mengatakan hal senada.
Ditegaskan dia, Muhammadiyah berada pada posisi mendukung penuh program MBG.
‘’Bahkan, kami sudah menunjukkan dukungan secara nyata dengan melaksanakan uji coba makan bergizi gratis sebanyak 4.000 porsi pada November lalu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edi mengatakan, Muhammadiyah siap berkontribusi dan bermitra dengan pemerintah dalam menyukseskan program makan bergizi gratis itu.
Program ini, terang dia, juga diharapkan tidak hanya terlaksana di awal, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Sebab, banyak harapan baik dari program mercusuar itu, seperti perbaikan kualitas sumber daya manusia, hingga membantu meningkatkan perekonomian lokal di Kabupaten Tuban.
“Saya harap program ini jangan sampai mengecewakan banyak pihak,” tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama