RADARTUBAN – Pemkab Tuban menjamin kebutuhan seragam bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dari keluarga tidak mampu.
Termasuk tahun ini, dinas pendidikan (disdik) juga kembali mengalokasikan anggaran pengadaan seragam bagi siswa tidak mampu.
Kepala Disdik Tuban Abdul Rakhmat menyampaikan, pada 2024 lalu, instansinya mengalokasikan bantuan sebanyak 1.200 setel seragam untuk siswa SD dan SMP.
Rinciannya, 400 setel seragam merah putih dan 400 setelah seragam pramuka untuk SD.
Sedangkan untuk jenjang SMP, 200 setel seragam biru putih, 200 setel seragam pramuka.
Juga bantuan tas sebanyak 400 buah untuk untuk siswa SD dan 200 tas untuk siswa SMP.
‘’Bantuan seragam ini diberikan kepada siswa SD dan SMP di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Dari total bantuan tersebut, masing-masing murid mendapat dua jenis seragam.
Bantuan seragam ini diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu di sekolah negeri.
Pada tahun ini, pengadaan bantuan seragam untuk siswa tidak mampu juga kembali dialokasikan.
‘’Harapannya, dengan adanya bantuan seragam gratis bagi siswa kurang mampu ini dapat meringankan beban materi dari orang tua murid yang bersangkutan,’’ ujarnya.
Namun, kata dia, pemberian bantuan seragam gratis ini tidak lantas menggratiskan semua keperluan sekolah.
‘’Biaya operasional memang gratis, tetapi untuk seragam lebih mengarah ke kebutuhan anak. Jadi tidak serta-merta semua seragam akan gratis,’’ tandas mantan Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan itu. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama