Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Penutupan Pasar Hewan Tuban Menunggu Kesiapan

M. Mahfudz Muntaha • Selasa, 21 Januari 2025 | 14:22 WIB
Tim BPBD Tuban melakukan desinfeksi untuk mencegah penyebaran virus PMK di Pasar Hewan Tuban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding Minggu (19/1) lalu.
Tim BPBD Tuban melakukan desinfeksi untuk mencegah penyebaran virus PMK di Pasar Hewan Tuban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding Minggu (19/1) lalu.

RADARTUBAN – Kendati jumlah hewan ternak, terutama sapi, yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Tuban terus bertambah.

Na­mun, hingga saat ini belum ada status darurat yang diterapkan pemerintah. Salah satunya, penutupan pasar hewan untuk sementara waktu.

Sebagaimana pengalaman sebelumnya, wabah PMK ini begitu cepat membawa efek berantai. Dan di antara lokasi yang paling rentan menjadi titik penyebaran adalah pasar hewan.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DK­P2P) Tuban Pipin Lara­sati mengatakan, sampai pekan ini belum ada rencana penutupan pasar hewan.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya melakukan des­infeksi dan pemeriksaan kesehatan pada hewan saat masuk dan keluar pasar.

‘’Ini kami lakukan sebagai langkah untuk meminimali­sir penyebaran virus,’’ kata Pipin—sapaan akrabnya.

Meski demikian, tegas Pi­pin, kebijakan penutupan pasar hewan tinggal me­nunggu waktu seiring wabah PMK yang terus menyebar.

Hanya saja, pemerintah daerah tidak ingin grusa-grusu untuk memulai ke­bijakan tersebut. Sebab, ada banyak dampak yang harus dipertim­bangkan secara matang. Intinya, kebijakan yang di­ambil harus mengu­tamakan kepentingan bersama.

‘’Ketika semua siap, maka penutupan pasar akan di­mulai,’’ tandasnya, dan sa­ngat mungkin dimulai pekan de­pan jika semuanya sudah siap.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, selumbari lalu, Ming­gu (19/1), Pasar Hewan Tu­ban di Kelurahan Gedong­ombo, Kecamatan Seman­ding masih ramai.

Namun sebelum pasar dibuka, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban ter­lebih dulu melaku­kan me­nyemprotkan disin­fektan. Tujuannya, agar pa­sar bersih dari sebaran virus.

‘’Langkah ini (penyem­protan desinfektan, Red) dilakukan untuk mencegah sebaran PMK di pasar he­wan,’’ terang Kalaksa BPBD Tuban Sudarmaji. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #hewan ternak #PMK #menunggu #Efek #kesiapan #penutupan #sapi #pasar hewan