Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Siaga Merah, Warga Bantaran Bengawan Solo di Tuban Diminta Waspada

Andreyan (An) • Kamis, 23 Januari 2025 | 15:30 WIB
Kondisi TMA sungai Bengawan Solo di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel Rabu (22/02).
Kondisi TMA sungai Bengawan Solo di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel Rabu (22/02).

RADARTUBAN – Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo diminta kembali waspada. Itu menyusul tinggi muka air (TMA) yang merangkak naik dan mendekati siaga merah.

Berdasar pengamatan dari laman Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan So­lo, TMA di papan duga Babat pada pukul 18.35 tadi malam sudah me­nyentuh angka 9.27 mdpl atau di atas siaga merah 8.91 mdpl.

Tren kenaikan TMA sungai ter­panjang di Pulau Jawa itu terlihat sejak pukul 06.00. Dari yang sebelumnya masih siaga kuning, perlahan naik di atas siaga merah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji me­nyampaikan, seiring TMA di atas siaga merah tersebut, air kiriman dari wilayah hulu mulai meluber ke lahan persawahan dan men­dekati area perkampungan.

Meski belum ada rumah yang terendam, Darmaji—sapaan akrab­nya—meminta kepada setiap warga yang tinggal di se­panjang bantaran Sungai Be­ngawan Solo untuk waspada.

Sebab, sewaktu-waktu ber­po­tensi meng­genangi area per­mukiman. Terlebih, hujan lebat dari hu­lu hingga hilir masih ber­langsung.

‘’Kami sudah mela­kukan penge­cekan ke Keca­matan Soko dan Rengel, se­jumlah sawah mulai terge­nangi air, tapi belum sampai meng­genangi rumah warga,’’ katanya.

Lebih lanjut, mantan Camat Grabagan itu menuturkan, berdasar informasi yang di­terima, hingga tadi malam hujan di wilayah hulu masih belum reda. Artinya, ada po­tensi TMA kembali naik lagi.

‘’Sudah kami sampaikan ke­pada warga di sepanjang bantaran untuk waspada dan selalu berhati-hati saat ber­aktivitas di pinggir sungai,’’ katanya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#waspada #BPBD #Bengawan Solo #TMA #air bah #Siaga Merah