RADARTUBAN – Pemkab Tuban melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) menaruh perhatian atas sepinya pengunjung Wisata Goa Akbar. Pasalnya, jumlah kunjungan pada 2024 lalu tidak mencapai target yang telah ditetapkan.
Kepala Disbudporapar Tuban Mohammad Emawan Putra mengaku telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah lokasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Termasuk Goa Akbar. ‘’(Untuk mencapai target kunjungan, Red) Goa Akbar memang perlu sentuhan baru—perbaikan yang menyesuaikan dengan zaman sekarang,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Lebih lanjut, pejabat lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur itu menyampaikan, di antara tampilan yang akan diubah seperti pemberian penerangan pada goa, pemberian sirkulasi udara agar tidak pengap, perubahan tampilan luar hingga menambahkan area panggung untuk mewadahi para seniman tampil dan berkarya, seperti live musik. ‘’Kita akan rubah lebih kekinian,’’ katanya.
Menurut Emawan, sepinya Wisata Goa Akbar juga disebabkan karena letaknya di tengah-tengah pasar, sehingga pengunjung yang datang tidak bisa leluasa menikmati wisata.
‘’Kami juga akan menata pasarnya dan nantinya akan dibuat pasar bersih yang lebih terstruktur,’’ tuturnya.
Ditegaskan dia, perlu adanya kolaborasi dari setiap bagian di sekitarnya, salah satunya pasar. ‘’Semua harus terlibat dalam penataan Wisata Goa Akbar, agar lebih baik,’’ katanya.
Penataan pasar juga dimaksudkan untuk mendukung para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih banyak jangkauan pasarnya.
‘’Jadi, nanti kalau pasarnya ditata lebih baik, Goa Akbarnya juga ditata, wisatawan kan juga bisa belanja di pasar,” tuturnya.
Selain itu, Emawan menegaskan, pihak Pemkab pasti akan merenovasi Wisata Goa Akbar, seperti halnya Alun-alun dan Masjid Agung yang kini terlihat hingar bingar.
‘’Nanti kita renovasi semua, supaya lebih baik dan lebih ramai seperti Alun-Alun dan Masjid Agung. Masih bertahap,’’ tegasnya.
Sementara itu, ketika ditanya tentang kapan kepastian akan merenovasi lokasi wisata yang pertama kali dibuka pada 1998 Itu, Emawan belum dapat memastikan waktunya.
‘’Kita tunggu pelantikan bupati dan wakil bupati dulu, setelah itu akan ada implementasi rencana pemerintah ke depan, salah satunya pembaharuan Wisata Goa Akbar ini,’’ tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama