RADARTUBAN – Seiring beroperasinya stasiun pengelolaan gas milik PT Sumber Aneka Gas (SAG), kebutuhan tenaga kerja di perusahaan tersebut bakal bertambah banyak.
Gayung bersambut, Kepala Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Suntoro meminta kepada PT SAG untuk mengutamakan warga lokal atau ring 1 perusahaan.
‘’Kami sudah menerima informasi adanya tambahan kebutuhan tenaga kerja. Kami meminta agar mengutamakan warga ring 1,’’ katanya.
Hanya saja, berapa jatah tenaga kerja yang dipatok dari warga ring 1, Suntoro tidak belum bisa memastikan. Sebab, hingga saat ini belum ada formasi tenaga kerja yang diterima pihaknya.
‘’Makanya, nanti akan kami lihat dulu (formasi kebutuhan tenaga kerjanya, Red).Kalau nanti ternyata lebih sedikit dibanding dari luar desa kami, tentu kami akan mengajukan protes,’’ tegasnya.
Sementara itu, General Affair PT SAG Dedi Irawan mengatakan, kebutuhan tenaga kerja di perusahaanya kurang lebih 95 orang.
Nantinya, terang dia, untuk tenaga kerja akan diambil dari desa terdekat, yakni Desa Sambonggede, Sumber, dan Mandirejo Kecamatan Merakurak, dan ditambah tiga desa di Kecamatan Jenu yang dilintasi kendaraan dari SAG, yakni Kecamatan Sekardadi, Jenggolo, dan Desa Jenu.
‘’Untuk tiga desa di Jenu ini masing-masing satu orang, tapi hanya untuk flagman saja, sebab kendaraan kami melintasi desa tersebut,’’ ujarnya.
Sementara untuk tiga desa berbatasan langsung dengan plan atau lokasi operasi, nanti akan direkrut sebagai tenaga kerja seperti satpam atau bagian lain yang dibutuhkan untuk mendukung operasional kantor.
‘’Banyak lowongan nanti yang kami buka,’’ imbuhnya.
Lebih lanjut, pria asal Kecamatan Soko itu menyebut, untuk rekrutmen tenaga kerja ini nanti akan dilakukan oleh rekanan pihak ketiga yang sudah digandeng.
‘’Masing-masing kepala desa sudah kami kabarkan terkait kebutuhan tenaga kerja ini,’’ tutupnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama