Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rukyatul Hilal Tuban Tetap di Menara Banyuurip

M. Mahfudz Muntaha • Rabu, 5 Februari 2025 | 14:25 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Menara pantau hilal di perbukitan Desa Ba­nyuurip, Kecamatan Se­nori, sepertinya masih akan menjadi pilihan utama bagi Kementerian Agama (Keme­nag) Tuban untuk melakukan rukyatul hilal awal Ramadan.

Pasalnya, upaya mencari tempat alternatif lain tak kun­jung membuahkan hasil. 

Dikonfirmasi Jawa Pos Ra­dar Tuban, anggota Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kemenag Tuban Kasdikin mengatakan, sebenarnya ada beberapa opsi tempat untuk melakukan rukyatul hilal.

Di antaranya, Pantai Panduri di Kecamatan Jenu, Pantai Boom, dan Gunung Nganten di Kecamatan Palang. Namun, tiga tempat tersebut dinilai kurang representatif. Gunung Nganten, misalnya.

Tempat ini sebenarnya sangat cocok. Selain jaraknya yang dekat, titik lokasi yang bakal dijadikan tempat melihat bulan juga cukup represen­tatif. Hanya saja, akses ke lokasinya masih sulit untuk kendaraan roda empat.

‘’Ka­lau saja di Gu­nung Nganten aksesnya lebih baik, dan bisa untuk parkir kendaraan banyak, pasti akan menjadi pilihan,’’ ujarnya.


Bagaimana dengan rencana pembangunan menara pusat observasi bulan (POB) di KUA Palang.

Disampaikan Kasdikin, rencana tersebut juga gagal. Alasannya, lahan yang di­butuhkan masih kurang luas.

‘’Lokasinya sempit, sehingga gagal dilakukan,’’ jelasnya.
Sebab itu, menara rukyatul hilal di Desa Banyuurip tetap menjadi pilihan utama untuk melihat bulan awal Ramadan pada 27 Februari nanti.

‘’Mes­ki lokasinya jauh, tapi me­miliki akses lebih baik untuk langsung ke lokasi. Kantong parkir pun lebih memadai. Akhirnya disepa­kati untuk tetap di menara Rukyatul Hilal Banyuurip,’’ tandasnya. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ramadhan #puasa #hilal #ramadan #Hilal Awal Ramadan