RADARTUBAN - Banyaknya sekolah swasta yang tidak mendaftarkan siswanya masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) lantaran tidak berniat kuliah, mendapat atensi dari Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban.
‘’Setiap anak harus memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. Untuk itu, kami akan mendorong para kepala sekolah agar memberikan motivasi kepada siswanya agar memiliki minat untuk melanjutkan kuliah,’’ kata Kepala Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Hidayat Rahman.
Minimnya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan adalah persoalan yang harus dicarikan solusi bersama. Pasalnya, kuliah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).
‘’Jika yang menjadi soal adalah biaya, kami akan memberikan stimulus berupa bantuan-bantuan pendidikan seperti halnya beasiswa,’’ ujarnya sekaligus berharap setiap siswa memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Lebih lanjut, mantan Kacabdindik Lamongan itu menyampaikan, selain jalur SNBP, para siswa juga bisa mendaftar ke perguruan tinggi negeri melalui jalur lain. Misalnya, jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) maupun jalur mandiri. ‘’Yang penting ada niat dan minat dulu,’’ paparnya.
Meski demikian, terang Hidayat, tidak bisa dipungkiri bahwa siswa sekolah swasta yang tidak mengikuti SNBP atau seleksi masuk perguruan tinggi negeri, ada juga yang memilih perguruan tinggi swasta. ‘’Karena bisa jadi mereka bekerja, atau memang cari yang dekat dengan rumah,” katanya.
Hidayat berharap para siswa di Kabupaten Tuban, khususnya sekolah swasta untuk dapat melanjutkan ke perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.
‘’Perlu sinergi dari berbagai pihak seperti orang tua, guru dan kami selaku pemerintah untuk mendorong mereka. Yang penting, jangan sampai anak tidak memiliki minat untuk melanjutkan kuliah,’’ tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama