RADARTUBAN – Rekanan proyek pembangunan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD dr. R. Koesma Tuban, PT Anggaza Widya Ridhamulia optimistis bakal menuntaskan pekerjaan sebelum masa perpanjangan kedua berakhir.
Dari masa perpanjangan 50 hari, ditargetkan tuntas dalam waktu sebelas hari atau maksimal tanggal 18 Februari nanti.
‘’Tapi nanti sesuai target atau tidak, itu tergantung cuaca. Kalau ini nanti hujan terus bisa meleset lagi dari target kami,’’ ujar salah satu pekerja bagian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) PT Anggaza Widya Ridhamulia, Endik kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Endik, perpanjangan waktu untuk kali kedua ini untuk menuntaskan pemasangan aluminium composite panel (ACP) dan pemasangan ramp atau jalur pengganti anak tangga yang berada di belakang bangunan IPIT.
‘’Dengan dua pengerjaan tersebut, jika tidak ada kendala bisa selesai dalam waktu kurang lebih sepuluh hari. Sehingga bisa selesai sebelum target perpanjangan berakhir,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dua pengerjaan itu semua di luar ruangan. Sehingga sangat tergantung cuaca.
Ketika hujan, pasti semua pengerjaan akan berhenti. Sebab, alat pemasangan menggunakan listrik tegangan tinggi. ‘’Ketika nanti ternyata terus hujan, maka pembangunannya akan terancam meleset lagi,’’ imbuhnya.
Itulah alasan perpanjangan waktu selama 50 hari meski bisa dituntaskan dalam waktu belasan hari saja.
‘’Tujuannya untuk berjaga-jaga ketika cuaca tidak mendukung. Kalau target internal meleset paling tidak masih ada waktu untuk menyelesaikan. Semoga saja beberapa hari ke depan cuacanya bisa baik,’’ tandasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban M. Masyudi mengatakan, untuk menyelesaikan pengerjaan gedung IPIT sesuai jadwal, pihak kontraktor sudah dipanggil dan diminta untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.
‘’Mereka sudah menyanggupi sesuai perpanjangan. Tapi harapannya, sebelum 50 hari sudah selesai,’’ katanya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama