Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tiga Kecamatan di Tuban Digulung Angin Kencang, Rumah dan Bangunan Ambruk

Andreyan (An) • Senin, 10 Februari 2025 | 16:38 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Angin kencang yang melanda wilayah Tuban, Minggu (9/2) sore menyisakan kerusakan sejumlah rumah, bangunan, dan pohon bertumbangan di tiga kecamatan.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, tiga kecamatan yang terdampak angin berkekuatan kencang itu, yakni Kecamatan Rengel, Soko, dan Plumpang.

Salah satu bangunan yang terdampak, yakni di Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang. Kayat, pegawai toko bahan material yang terletak di desa tersebut masih tampak syok berat usai bencana alam angin kencang itu melanda bangunan tempatnya bekerja.

Pemuda berusia 25 tahun itu menceritakan, suasana mencekam saat angin berkecepatan tinggi itu memporak-porandakan bangunan toko bangunan tersebut.

‘’Angin kencang berlangsung hampir 30 menit, saya bersama pegawai lainnya berusaha berlindung menyelamatkan diri,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, akibat sapuan angin kencang menyebabkan atap bangunan hingga kanopi ukuran sekitar 30x20 meter itu rusak parah hingga ambruk di atas tanah. ‘’Kerugian kurang lebih hampir mencapai Rp 20 juta,’’ terang dia.

Pria asal Desa/Kecamatan Plumpang itu menambahkan, angin kencang juga menyebabkan belasan pohon hingga tiang listrik di wilayah tersebut tumbang.

‘’Tiang listrik hingga pohon berjatuhan di jalan, banyak pengendara yang harus berputar balik,’’ tuturnya.

Terpisah, Riyanto pria asal Desa Pakis, Kecamatan Grabagan juga menjadi saksi saat angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rengel, Minggu (9/2).

Saat itu, dirinya tengah bersantai di warung kopi wilayah Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, angin kencang tiba-tiba melanda wilayah setempat.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, angin kencang membuat warung sebelah tempatnya nongkrong ambruk hingga rata dengan tanah.

‘’Beruntung tidak ada korban jiwa saat itu, pengunjung sekaligus pemilik berlarian menyelamatkan diri,’’ ujar dia.

Kapolsek Rengel Iptu Nuril Huda menyampaikan, angin kencang menyebabkan bangunan rusak dan pohon tumbang di wilayah Kecamatan Rengel, meliputi salah satu bangunan dapur milik warga Desa Tambakrejo, kafe atau warung kopi di Desa Sawahan, dan belasan pohon tumbang di Desa Kebonagung. ‘’Kami belum bisa menghitung jumlah warga terdampak karena masih memonitoring di lapangan, diperkirakan banyak bangunan warga yang terdampak,’’ tandasnya.

Di Kecamatan Soko, tepatnya di Dusun Gandu, Desa Rahayu, sebanyak enam rumah mengalami rusak parah di bagian atap. Khusnul Atok mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang berlangsung sekitar pukul 16.00.

‘’Saking kencangnya angin, atap rumah warga banyak yang berterbangan,’’ ujar dia, termasuk atap rumahnya juga rusak.

Disampaikan dia, insiden angin kencang itu sempat membuat warga panik bukan kepalang. Terlebih, rumah warga yang rawan ambruk. Saking panik, sebagian warga keluar rumah untuk menghindari insiden yang tidak diharapkan.

‘’Anginnya benar-benar kencang, sampai warga ketakutan hingga berkali-kali nyebut—mengumandangkan takbir,’’ katanya.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Meski begitu, pria 23 tahun itu merasa terpukul lantaran akibat dari peristiwa itu mereka terpaksa tidur di ruang tamu, akibat rusaknya beberapa kamar.

“Harus direnovasi dulu,” ujarnya.

Terpisah, Nurul salah satu warga Desa Rahayu juga merasa terpukul atas kejadian ini, lantaran warungnya juga amblas diterpa angin.

‘’Sampai sekarang masih syok, karena saya mendirikan warung itu belum ada setahun,’’ tandasnya. (an/gik/tok)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#cuaca #Cuaca Buruk #angin #Angin Kencang #bangunan ambruk