Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2024 Kemenag Tuban. Mewujudkan Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia

Sugiati. • Rabu, 12 Februari 2025 | 05:02 WIB
Penyerahan penghargaan AMI 2024 bidang literasi oleh Guru Besar Unisma Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si. didampingi Plt. Kasi Pendma Tuban Ahmad Hudan Mabruri.
Penyerahan penghargaan AMI 2024 bidang literasi oleh Guru Besar Unisma Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si. didampingi Plt. Kasi Pendma Tuban Ahmad Hudan Mabruri.

RADARTUBAN – Kementerian Aga­ma (Kemenag) Tuban kem­bali menggelar Anugerah Madrasah Inovasi (AMI) 2024 untuk memberikan apresiasi kepada madrasah yang ber­hasil meningkatkan mutu pendidikan.

AMI tahun ketiga tersebut dilaksanakan di Gedung Ma’had Bahrul Huda Bina Anak Sholeh (BAS) Tuban, Selasa (11/2).

Foto-foto lain klik di sini

Dalam momen spesial ter­sebut, sebanyak 34 madrasah dari tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) menerima penghargaan AMI 2024 dari Kemenag Tu­ban. Penghargaan diberikan untuk kategori Literasi, En­trepreneur, dan SMART (se­hat, Mandiri berprestasi, Asri, Ramah anak, dan Toleransi).

Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum mengatakan, Anu­gerah Madrasah Inovasi meru­pakan agenda tahunan Ke­menag Tuban yang digelar sejak 2022.

Kegiatan ini, te­rang Umi—sapaan akrabnya, bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada madrasah di lingkup Kemenag Tuban yang berhasil melahirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas dan kreatifitas pen­didikan madrasah.

‘’Kami berharap, melalui ke­giatan AMI ini, madrasah terus berinovasi dalam me­ningkatkan mutu pendidikan. Sehingga menjadi madrasah yang unggul dan berprestasi,’’ harapannya.

Lebih lanjut, Umi berpesan kepada seluruh madrasah di Kabupaten Tuban agar menciptakan branding ma­sing-masing. Dengan begitu, setiap madrasah memiliki ciri khas.

‘’Kami meyakini bahwa setiap madrasah selalu berusaha mem-branding lembaganya masing-masing. Ke depan, kami berharap bisa lebih inovatif lagi (dalam melakukan branding, Red),’’ katanya, sehingga madrasah semakin dikenal masyarakat.

Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Ahmad Hudan Mabruri me­nambahkan, AMI merupakan kegiatan untuk mengapresiasi potensi di setiap madrasah.

Proses seleksi dan penilaian­nya cukup ketat. Dimulai dari pendaftaran, kemudian seleksi tahap awal, lalu visitasi lembaga, dan setelah itu baru digelar rapat untuk menen­tukan pe­menang yang berhak men­dapatkan penganugerahan.

‘’Prosesnya cukup panjang dan dengan penilaian yang cukup ketat,’’ ujarnya bahwa madrasah yang menerima penghargaan merupakan madrasah terbaik.

 

Diisi dengan Seminar Pendidikan
Mengusung tema Inovasi Berkelanjutan untuk Mewu­jud­kan Madrasah Maju Ber­mutu Mendunia, AMI 2024 ini terasa istimewa lantaran diisi kegiatan seminar pen­didikan yang menghadirkan tiga narasumber luar biasa.

Yakni, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., Guru Besar Uni­versitas Islam Malang (Unis­ma), kemudian Dr. Sugiyo, M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) Kementerian Aga­ma (Kemenag) Jawa Timur, dan Dr. H. Akhmad Sruji Bah­tiar, M.Pd.I., Kepala Kan­tor Wilayah (Kanwil) Keme­nag Provinsi Jawa Timur.

Dalam materi yang di­sam­paikan, Guru Besar Unisma, Maskuri Bakri mengajak se­luruh madrasah di Tuban untuk terus berinovasi, kreatif dan produktif agar dapat mewujudkan madrasah yang mendunia.

Prof Maskuri berharap, mad­rasah tidak hanya mem­berikan materi pada siswa, tetapi juga menomor satukan pemahaman dan inovasi. Ditegaskan dia, setiap yang diajarkan kepada siswa harus membangun critical thinking. Selain itu, juga harus diba­rengi dengan imajinasi dan inspirasi. Tujuannya, mencetak calon generasi pemimpin.

Sementara itu, Kabid Pendi­dikan Madrasah Kemenag Jawa Timur, Doktor Sugiyo mengi­ngatkan seluruh guru dan per­wakilan madrasah, bahwa kua­litas madrasah ditentukan bagaimana sum­ber daya manusia (SDM) dalam menge­lola madrasah. ‘’SDM yang baik adalah dilandasi dengan inovasi dan terus berkarya,’’ katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Keme­nag Jawa Timur Doktor Akh­mad Sruji Bahtiar menga­takan, seiring dengan per­kem­bangan zaman saat ini, madrasah dituntut men­jadi pemenang dan berani ber­perang. ‘’Maka, mentalitas madra­sah tidak boleh lemah,’’ pesannya.

Dalam kegiatan tersebut juga ada penyerahan Ijop ( ijin ope­rasional ) Madrasah Ibtidaiyah (MI) BAS ( Bina Anak Sholeh) dan launching Griya Sakinah Kemenag Tuban oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Di akhir acara, juga dilak­sanakan penyerahan program Kemenag Tuban kepada Ke­pala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, serta pemberian karya literasi berupa buku dari Kemenag kepada para tamu undangan yang hadir. (gik/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #madrasah #Kemenag #ami #mutu pendidikan #apresiasi #BAS