RADARTUBAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo resmi dibuka Rabu (19/2). Mewakili Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, upacara pembukaan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Wiyana.
Setelah resmi dibuka, sebanyak 150 personel TNI langsung terjun ke lapangan bersama masyarakat untuk membangun jalan sepanjang 1,8 kilometer.
Program kolaborasi TNI-pemerintah daerah ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Dimulai 19 Februari sampai 20 Maret nanti.
Dalam sambutannya, Sekda Budi Wiyana menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0811 Tuban yang telah menjadikan Tuban sebagai lokasi TMMD ke-123. Kegiatan ini merupakan program unggulan yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi pembangunan di pedesaan.
Lebih lanjut dia menyampaikan, kegiatan ini berfokus pada pembangunan infrastruktur perbaikan jalan, jembatan, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Juga menyasar aspek non-fisik seperti kegiatan sosial penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pelatihan kewirausahaan, serta edukasi lingkungan.
‘’Kegiatan ini sangat positif untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tuban, khususnya di pedesaan. Juga sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan menjaga stabilitas serta ketahanan wilayah,’’ ujar Sekda.
Lebih lanjut, Sekda mengungkapkan, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI dalam membangun dan meningkatkan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat di Tuban.
Sementara itu, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto SE., M.I.P mengatakan, kegiatan TMMD ini dilakukan berdasarkan aspirasi dari masyarakat. Selanjutnya, TNI hadir untuk membantu mewujudkan aspirasi tersebut.
Sasarannya, pembangunan jalan sepanjang 1,8 km meter dari Desa Bader hingga Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo.
‘’Jika sebelumnya masyarakat harus putar jauh, maka dengan adanya jalan ini bisa menghemat jarak tempuh,’’ imbuhnya.
Selain itu, lanjut Dicky, program TMMD kali ini juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti rehab rumah tidak layak huni sebanyak sembilan unit, satu musala, lima titik sumur bor, dan pemasangan enam titik penerangan jalan.
‘’Program TMMD ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan sekaligus mendukung program-program pemerintah,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama