RADARTUBAN – Untuk memastikan stok dan harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan, tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tuban bakal rutin turun ke pasar-pasar.
Ketua TPID Tuban Endro Budi Sulistyo mengatakan, sejauh ini stok dan harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dalam kondisi aman. Harga telur, misalnya, mulai stabil di kisaran Rp 26 ribu per kilogram (kg).
Begitu juga dengan kebutuhan pokok lainnya. Meski demikian, monitoring berkala akan terus dilakukan.
‘’Mulai Senin (24/2) kami akan rapat untuk selanjutnya menentukan langkah kegiatan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Disampaikan Endro, tujuan utama pemantauan pasar adalah untuk memastikan tidak ada kelangkaan.
Sebab, kelangkaan barang itulah yang menyebabkan harga terkerek naik.
Karena itu, stok kebutuhan barang harus kami pastikan dalam kondisi aman. Terlebih, sebentar lagi memasuki bulan puasa.
‘’Ketika ada kelangkaan akan langsung kami lakukan intervensi,’’ imbuhnya.
Setelah rapat koordinasi, nantinya, TPID bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, meliputi Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P), Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag), dan Bagian Perekonomian Setda Tuban akan turun ke pasar-pasar tradisional.
‘’Selain membahas soal monitoring di pasar, kami juga membahas rencana agenda pasar murah selama Ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri,’’ bebernya.
Baca Juga: PSSI Resmi Copot Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20 Usai Gagal di Piala Asia
Lebih lanjut, Asisten Bidang Perekonomian Sekda Tuban itu menyampaikan, program ini juga termasuk dalam pengendalian inflasi.
Menurutnya, dengan mengintervensi harga ketika ada kenaikan, maka potensi terjadinya inflasi bisa ditekan.
‘’Target kami, selama 2025 ini angka inflasi bisa terjaga dengan baik. Seperti di Desember tahun lalu, angka inflasi Tuban 1,51 persen. Angka ini masih di bawah nasional,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama