RADARTUBAN – Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda Tuban hingga akhir Februari mendatang. Karena itu, masyarakat di Kota Legen diimbau untuk selalu waspada.
‘’Hampir semua wilayah di Tuban akan terdampak cuaca ekstrem (hingga Februari nanti, Red),’’ kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban Mochammad Nur.
Cuaca ekstrem itu, terang Nur—sapaan akrabnya, terjadi lantaran fenomena gelombang atmosfer yang labil. Kondisi itu mengakibatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa Timur.
Lebih lanjut dia menyampaikan, cuaca ekstrem tersebut juga berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es. ‘’Cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung hingga 28 Februari,’’ ujarnya.
Menurut Nur jika dilihat dari historisnya, wilayah yang paling terdampak di Kabupaten Tuban adalah wilayah tengah hingga bagian selatan. Namun, bukan berarti wilayah di dekat laut diabaikan.
‘’Semua wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem, tapi yang paling berpotensi adalah wilayah tengah hingga bagian selatan,’’ jelasnya.
Selain itu, wilayah dengan topografi curam atau tebing juga diimbau untuk diwaspadai. Sebab, dampak yang bisa ditimbulkan akibat cuaca ekstrem adalah tanah longsor dan pohon tumbang. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama