Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Siti Lailatus Saidiyah, Siswi MAN 2 Tuban Juara 1 Olimpiade Fikih Nasional 2024 Dari Keluarga Tidak Mampu, Sering Diremehkan sebelum Meraih Prestasi

Sugiati. • Selasa, 25 Februari 2025 | 22:24 WIB

Lailatus Saidiyah, siswa MAN 2 Tuban saat menerima penghargaan dalam kompetisi yang dia ikuti.
Lailatus Saidiyah, siswa MAN 2 Tuban saat menerima penghargaan dalam kompetisi yang dia ikuti.

RADARTUBAN - Sempat diremehkan dan dikucilkan lantaran lahir dari keluarga tidak mampu. Siti Lailatus Saidiyah mampu membalas rasa sakit yang menusuk perasaan itu dengan sangat elegan.

Berkat kegigihan dan konsistensinya dalam belajar, kini dia berhasil membuktikan kepada mereka—yang pernah meremehkannya—dengan meraih berbagai prestasi. Salah satunya, juara 1 Olimpiade Fikih Nasional 2024.

Baca Juga: Demi Target Juara Umum Porprov Jatim 2025 Tim Angkat Berat Tuban Genjot Latihan

Dengan senyum sederhana melingkar di kedua bibirnya, Siti Lailatus Saidiyah terkesan malu-malu saat menceritakan perjua­ngannya dalam meraih prestasi. Dia sering menunduk saat ber­hadapan dengan wartawan koran ini. Malu.

Siswi yang karib disapa Laila ini dikenal sebagai siswa yang rajin belajar dan mengikuti banyak kom­petisi. Kegemarannya pada ilmu pengetahuan tidak sekadar pada ilmu umum, tapi juga ilmu agama.

‘’Saya lebih suka belajar ilmu agama seperti Fikih, Al-quran Hadis, Bahasa Arab, karena selain me­nambah pengetahuan umum juga bekal akhirat,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Berkat kegemarannya belajar Fikin itu pula yang mengantarkannya meraih juara 1 Olimpiade Fikih Nasional event Sains dan Mate­matika (OSM) 2024 yang diseleng­garakan oleh Olimnus bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Mundur ke belakang—sebelum meraih prestasi gemilang—yang membanggakan kedua orang tuanya dan juga sekolah tempatnya menimba ilmu, gadis asal Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel ini sempat diremehkan banyak orang, lantaran berangkat dari keluarga tidak mampu.

‘’Bahkan, teman terdekat saya sendiri (juga ikut meremehkan saya, Red). Tapi dari situ (karena sering diremehkan, Red), saya malah semakin termotivasi untuk membuktikan kepada mereka, bahwa saya (meski dari keluarga tidak mampu, Red) juga bisa berprestasi. Alhamdulillah, Allah mengabulkan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Lebih lanjut, siswa yang kini duduk di kelas XII MAN 2 Tuban itu mengaku selalu menikmati proses dalam setiap ajang yang diikuti. Meski berkali-kali gagal dan diremehkan.

‘’Saya ingin orang yang meremehkan tahu, jika anak yang selama ini mereka remehkan, ternyata lebih dari yang mereka tahu,’’ tuturnya seakan masih menyimpan luka yang belum kering.

Namun, luka yang masih basah itu mampu membangkitkan semangatnya untuk terus membuktikan kepada dunia—bahwa siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi.

Dari sekian banyak metode cara belajar, gadis 16 tahun itu mengaku lebih suka belajar saat tengah malam. ‘’Semakin larut semakin baik (untuk waktu belajar, Red),’’ katanya.

Meski telah meraih banyak prestasi, tidak membuat Laila berpuas diri. Sebaliknya, dia terus konsisten belajar dan bersemangat untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi. ‘’Terus belajar adalah kunci untuk meraih prestasi,’’ ujarnya.

Selain juara 1 Olimpiade Fikih Nasional di ajang Sains dan Matematika (OSM) 2024, beberapa prestasi lain juga berhasil diraih. Di antaranya, juara 3 Olimpiade Fikih se-Jawa Timur event Justfest UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 2024, meraih medali emas Olimpiade PAI Nasional event Olimnus Islamic 2024, Juara 2 Olimpiade PAI se-eks Karesidenan Bojonegoro di HUT MAN 2 Tuban 2023.

‘’Meski saya ingin membuktikan kepada mereka (orang-orang yang pernah meremehkannya, Red). Tapi yang terpenting, saya ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain,’’ tandasnya. (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#siswi #Tuban #2024 #MAN 2 Tuban #olimpiade #OSM #juara #UIN Syarif Hidayatullah Jakarta #Rengel #Fikih