Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Atlet Renang Keluhkan HTM Normal Saat Latihan di Kolam Renang Pemandian Bektiharjo. Dari sebelumnya “Didiskon” 50 Persen, Kini Bayar Full

Sugiati. • Selasa, 25 Februari 2025 | 18:30 WIB
Kolam renang di wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding yang belakangan dikeluhkan para atlet renang karena harus membayar HTM normal seperti pengunjung umum.
Kolam renang di wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding yang belakangan dikeluhkan para atlet renang karena harus membayar HTM normal seperti pengunjung umum.

RADARTUBAN – Atlet renang yang hendak latihan di kolam renang wisata Pemandian Bektiharjo tak lagi men­dapat “privilege” tiket masuk dari pemerintah daerah.

Kini, setelah ada aturan baru, harga tiket masuk (HTM) antara atlet renang dan pe­ngunjung biasa tidak lagi dibedakan.

Sebelumnya, HTM untuk atlet re­nang yang hendak latihan di lokasi wisata yang dikelola Pemkab Tuban itu men­dapat “diskon” 50 persen dari harga nor­mal Rp 6 ribu. Namun, saat ini ke­bijakan tersebut tidak lagi berlaku. Baik atlet maupun pengun­jung umum wajib membayar HTM Rp 6 ribu per orang.

Kebijakan itulah yang kemudian dikeluhkan oleh orang tua atlet dan pendamping atlet. Fulan (bukan nama sebenarnya) mengaku kecewa dengan hilangnya kebijakan “diskon” tersebut.

Padahal, hampir saban hari dua mengantarkan dua anak­nya latihan renang di lokasi wisata yang terletak di Desa Bektiharjo, Keca­matan Se­man­ding tersebut.

‘’Harusnya pe­merintah dae­rah membe­rikan keri­nga­nan kepada para atlet, karena tujuannya untuk latihan. Bukan malah disa­makan dengan pengunjung biasa,’’ keluhnya.

Selain atlet yang tidak lagi diberikan keistimewaan “dis­kon” HTM, pendamping atau pelatih bahkan tidak lagi digratiskan.

Zainal (bu­kan nama sebenarnya), salah satu pelatih mengaku harus mem­bayar normal seperti orang dewasa. Padahal sebe­lumnya digratiskan, karena tujuannya untuk melatih para atlet. ‘’Sekarang HTM pen­dam­ping juga dihitung pe­ngun­jung dewasa,’’ keluhnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban Mohammad Emawan Putra membenarkan bahwa ada kebijakan baru terkait HTM di wisata Pemandian Bektiharjo.

‘’Kebijakan baru ini terkait HTM antara klub atlet renang dan wisatawan biasa tidak seperti dulu. Seka­rang HTM-nya sama,’’ katanya.

Disampaikan Emawan, se­bagaimana Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah­raga, yang membedakan HTM adalah usia pengun­jung. Untuk usia 0-6 tahun digo­longkan se­bagai anak-anak, dan di atas 6 tahun digolong­kan usia dewasa.

‘’Sesuai retribusi perda, baik wisata­wan biasa maupun klub atlet renang, usia anak-anak tiket weekday Rp 6 ribu dan bagi orang de­wasa Rp 8 ribu.

Ber­beda dengan weekend, bagi anak-anak Rp 8 ribu dan untuk orang dewasa Rp 10 ribu, sedang­kan yang hanya men­dam­pingi gratis,’’ katanya.

Diakui Emawan, sebelum­nya para atlet renang anak-anak memang hanya mem­bayar tiket masuk Rp 3 ribu, sedang­kan wisatawan biasa seperti aturan yang berlaku.

‘’Karena memang itu per­masalahannya, jadi ada perbedaan. Tapi, ke­bijakan HTM saat ini di­sesuaikan dengan retribusi perda,’’ tandasnya. (gik/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#pendamping #htm #pengunjung #kolam renang #normal #Keluhkan #kebijakan #atlet #diskon