RADARTUBAN – Tanda-tanda meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan mulai terasa di kantor Pegadaian Cabang Tuban. Itu tampak dari jumlah nasabah yang menggadaikan barangnya di lembaga non-bank tersebut.
Bulan ini, misalnya. Jumlah nasabah yang menggadaikan barangnya di kantor Pegadaian Cabang Tuban meningkat sebanyak 300-an orang. Angka tersebut naik sekitar sepuluh persen dibanding bulan sebelumnya.
‘’Peningkatan terjadi dalam sepekan terakhir menjelang Ramadan,’’ kata Pimpinan Pegadaian Cabang Tuban Mulyono Edi Susanto kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Diakui Mulyono, peningkatan jumlah nasabah menjelang Ramadan ini sudah biasa terjadi saban tahun. Dan akan terus meningkat menjelang hari H bulan puasa.
‘’Peningkatan jumlah nasabah (yang menggadai, Red) ini biasanya terjadi menjelang pendaftaran sekolah dari Ramadan. Sebab, orang-orang akan membutuhkan lebih banyak uang di banding hari-hari biasa,’’ bebernya.
Adapun di antara barang yang banyak digadai, yakni emas dalam bentuk perhiasan maupun gramasi. Namun, ada juga barang lain, seperti barang elektronik dan sepeda motor.
‘’Sedangkan, untuk sertifikat rumah, tanah, dan BPKB kendaraan diperuntukan untuk yang sudah memiliki usaha,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, Mulyono menyampaikan, nasabah yang menggadaikan emas ini biasanya membutuhkan dana cepat untuk keperluan konsumsi keluarga ataupun keperluan Ramadhan, seperti hampers, baju, dan lain sebagainya.
‘’Biasanya ibu-ibu rumah tangga, tetapi ada pula pekerja yang menggadaikan barangnya,’’ jelas dia.
Pejabat badan usaha milik negara (BUMN) asal Pasuruan itu menambahkan, selain alasan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, juga sebagai modal usaha untuk berjualan takjil selama Ramadan.
‘’Pernah saya bertanya pada nasabah gadai di bulan ini, kebanyakan alasannya memang karena perlu sebagai modal jualan takjil, keperluan membayar uang kuliah anak, dan murni untuk tambahan uang selama bulan puasa,” tandasnya. (saf/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama