Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Untuk Memenuhi Kebutuhan-Membuka Usaha Takjil selama Bulan Puasa. Menjelang Ramadan, Banyak Warga Menggadaikan Barang

Shafa Dina Hayuning Mentari • Kamis, 27 Februari 2025 | 20:05 WIB
Antrean nasabah di kantor Pegadaian Cabang Tuban yang hendak menggadaikan barangnya. Rata-rata untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
Antrean nasabah di kantor Pegadaian Cabang Tuban yang hendak menggadaikan barangnya. Rata-rata untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

RADARTUBAN – Tanda-tanda mening­katnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan mulai terasa di kantor Pegadaian Cabang Tuban. Itu tampak dari jumlah nasabah yang menggadaikan barangnya di lembaga non-bank tersebut.

Bulan ini, misalnya. Jumlah na­sabah yang menggadaikan ba­rangnya di kantor Pegadaian Ca­bang Tuban meningkat sebanyak 300-an orang. Angka tersebut naik sekitar sepuluh persen dibanding bulan sebelumnya.

‘’Peningkatan terjadi dalam sepekan terakhir menjelang Ramadan,’’ kata Pim­pinan Pegadaian Cabang Tuban Mulyono Edi Susanto kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Diakui Mulyono, pening­katan jumlah nasabah men­jelang Ramadan ini sudah biasa terjadi saban tahun. Dan akan terus meningkat menjelang hari H bulan puasa.

‘’Pe­ningkatan jumlah nasabah (yang menggadai, Red) ini biasanya terjadi menjelang pendaftaran seko­lah dari Ramadan. Sebab, orang-orang akan membutuh­kan lebih banyak uang di banding hari-hari biasa,’’ bebernya.

Adapun di antara barang yang banyak digadai, yakni emas dalam bentuk perhia­san maupun gramasi. Na­mun, ada juga barang lain, seperti barang elektronik dan sepeda motor.

‘’Se­dangkan, untuk sertifikat rumah, tanah, dan BPKB kendaraan diperun­tukan untuk yang sudah memiliki usaha,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, Mulyono me­nyampaikan, nasabah yang menggadaikan emas ini biasanya membutuhkan dana cepat untuk keperluan kon­sumsi keluarga ataupun keperluan Ramadhan, se­per­ti hampers, baju, dan lain sebagainya.

‘’Biasanya ibu-ibu rumah tangga, tetapi ada pula pekerja yang meng­gadaikan barangnya,’’ jelas dia.

Pejabat badan usaha milik negara (BUMN) asal Pasu­ruan itu menambahkan, se­lain alasan untuk meme­nuhi kebutuhan selama Ramadan, juga sebagai mo­dal usaha untuk berjualan takjil selama Ramadan.

‘’Pernah saya bertanya pada nasabah gadai di bulan ini, kebanyakan alasannya me­mang karena perlu se­bagai modal jualan takjil, keperluan membayar uang kuliah anak, dan murni un­tuk tambahan uang selama bulan puasa,” tandasnya. (saf/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Menjelang #bulan puasa #Barang #usaha #memenuhi #ramadan #kebutuhan #pegadaian