Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Untuk Percepatan Eksekusi Proyek GRR Tuban, PRPP Dorong Work-Life Balance

Yudha Satria Aditama • Kamis, 27 Februari 2025 | 16:06 WIB

Healt Talk seputar work-lief balance untuk percepatan proyek kilang GRR Tuban.
Healt Talk seputar work-lief balance untuk percepatan proyek kilang GRR Tuban.

RADARTUBAN – Dalam beberapa tahun terakhir, isu kesehatan mental semakin mendapat perhatian serius. Survei International Labour Organization (ILO) periode 2020–2022 mengungkap bahwa 63 persen pekerja mengalami gangguan mental terkait kondisi kerja.

Dampaknya tak hanya menurunkan produktivitas perusahaan, tetapi juga memengaruhi kehidupan pribadi pekerja.

Vice President HSSE Portfolio & New Business PT Pertamina (Persero), Sigit Pudyoko, yang membuka acara, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental demi keseimbangan hidup dan produktivitas kerja.

“Kesehatan mental pekerja bisa ditingkatkan dengan berbagai cara, bahkan dari hal sederhana seperti penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Prinsip ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan di tempat kerja,” ujarnya.

Sigit menambahkan bahwa karena mayoritas aktivitas PRPP saat ini masih berbasis kerja perkantoran, maka perhatian terhadap kesehatan mental menjadi krusial, terutama dalam persiapan eksekusi Proyek GRR Tuban.

“Selama ini, kita banyak berbicara tentang safety, tetapi aspek kesehatan—termasuk mental—sering terlupakan. Dengan menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, kinerja pekerja di kantor tetap optimal tanpa mengorbankan kualitas hidup mereka di luar pekerjaan,” lanjutnya.

 

Dalam seminar ini, Efnie Indrianie, praktisi biopsikologi, menekankan bahwa menjaga energi mental sangat penting untuk produktivitas kerja sekaligus keseimbangan hidup. Salah satu cara efektif menjaga energi mental adalah dengan merawat kesehatan fisik.

Keduanya memiliki hubungan erat: kesehatan fisik yang prima akan menunjang kesehatan mental yang baik.

Senada dengan Efnie, Presiden Direktur PRPP, Reizaldi Gustino, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.

“Budaya keselamatan kerja tidak bisa muncul secara instan, tetapi harus dibangun secara berkelanjutan. Meski PRPP masih dalam tahap pengembangan, kami terus berupaya menerapkan dan menginternalisasi budaya keselamatan ini. Terlebih dalam fase krusial saat ini, di mana kami tengah mengupayakan persetujuan Final Investment Decision (FID), kesehatan fisik dan mental pekerja menjadi faktor utama untuk menjaga produktivitas,” ungkap Reizaldi.

Turut hadir dalam seminar ini dr. Iwan Rivai, Sp.Ok (spesialis kedokteran okupasi) dan dr. Maryam, Sp.GK (spesialis gizi) sebagai narasumber.

Sebagai bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional 2025, PRPP juga menggelar berbagai kegiatan, seperti webinar K3, kuis, serta lomba keselamatan kerja, termasuk safety talk dan pengamatan keselamatan.

Komitmen kuat PRPP dalam implementasi K3 telah membuahkan penghargaan Patra Nirbhaya Pratama dari Dirjen Migas Kementerian ESDM pada 2023 dan 2024. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#GRR Tuban #hari kesehatan jiwa sedunia #PRPP #PT Pertamina